Pembentukan Holding Ultra Mikro Hadirkan Dua Manfaat Nyata
INDEX

BISNIS-27 548.602 (0)   |   COMPOSITE 6429.76 (0)   |   DBX 1210.46 (0)   |   I-GRADE 190.638 (0)   |   IDX30 545.485 (0)   |   IDX80 146.318 (0)   |   IDXBUMN20 442.834 (0)   |   IDXESGL 148.639 (1.84)   |   IDXG30 147.901 (0)   |   IDXHIDIV20 478.779 (0)   |   IDXQ30 155.036 (0)   |   IDXSMC-COM 294.681 (0)   |   IDXSMC-LIQ 376.202 (0)   |   IDXV30 149.629 (0)   |   INFOBANK15 1097.88 (0)   |   Investor33 466.613 (0)   |   ISSI 189.631 (0)   |   JII 670.82 (0)   |   JII70 234.975 (0)   |   KOMPAS100 1301.99 (0)   |   LQ45 989.051 (25.8)   |   MBX 1779.94 (0)   |   MNC36 338.242 (6.45)   |   PEFINDO25 341.155 (0)   |   SMInfra18 331.858 (0)   |   SRI-KEHATI 398.709 (0)   |  

Pembentukan Holding Ultra Mikro Hadirkan Dua Manfaat Nyata

Kamis, 3 Desember 2020 | 10:43 WIB
Oleh : Novy Lumanauw / WBP

Jakarta, Beritasatu.com- Peneliti senior Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Enny Sri Hartati mengungkapkan bahwa sedikitnya ada dua manfaat nyata bagi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang terlibat dalam pembentukan perusahaan induk (holding) pemberdayaan dan pembiayaan ultra mikro serta usaha mikro, kecil, dan menengah (UMi dan UMKM). Selain berdampak pada efisiensi, juga meningkatkan daya saing masing-masing perusahaan.

“Kalau korporasi melakukan aksi melalui holding atau merger itu pasti indikator utamanya untuk meningkatkan efisiensi dan daya saing. Dalam konteks holding UMKM, karena ini sama-sama untuk support UMKM, maka kalau ada sinergi antar-BUMN bisa muncul peluang efisiensi,” kata Enny di Jakarta, pada Kamis (3/12/2020).

Ia mengatakan, rencana pemerintah membentuk perusahaan induk BUMN untuk UMi dan UMKM menyusul pernyataan Menteri BUMN Erick Thohir dalam Rapat Kerja dengan Komisi VI DPR, Senin (30/11/2020).

Erick menyebut ada rencana pembentukan holding untuk ultra mikro dan UMKM yang melibatkan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, PT Pegadaian (Persero), dan PT Permodalan Nasional Madani (Persero).

Holding BUMN untuk UMi dan UMKM dibentuk untuk mengurangi bunga pembiayaan terhadap pelaku usaha kecil. “Sangat tidak fair kalau kita membantu korporasi besar bunga 9%, tetapi PNM harus lebih mahal. Bukan salah PNM, tapi akses dananya mahal. Oleh karena itu kita mau sinergikan dengan platform yang ada di BRI,” kata Erick.

Menurut Enny, rencana pembentukan holding pembiayaan UMKM tersebut tepat guna jika peta jalannya tersusun baik. Dia berkata, dengan pembentukan induk usaha, maka BRI, PNM, dan Pegadaian bisa saling mengisi dan menguatkan posisi satu sama lain untuk membantu UMi dan UMKM. “Misalnya kelebihan BRI dalam hal jaringan infrastruktur dan idle capacity di satelit bisa dimanfaatkan bersama ketiga BUMN itu. Tapi keandalan masing-masing perusahaan, kan punya strategi bisnis masing-masing dan penetrasi pasar beda-beda, nah ini untuk diversifikasi. Jadi misal bagian apa saja yang nantinya diurus PNM, Pegadaian, BRI. Ini berpeluang terjadi dengan sinergi yang tepat dan tingkatkan efisiensi ketiganya,” ujarnya.

Enny memandang sinergi ketiga BUMN ini harus segera dibentuk dan diformalkan. Sebelum itu, pemerintah disarankan harus merancang peta jalan yang jelas agar tidak ada kegaduhan dalam implementasi kerja masing-masing BUMN saat memberdayakan UMi dan UMKM di lapangan.

“Pembentukan holding ini nggak untuk menciptakan monopoli, kalau aksi ini untuk justru menciptakan efisiensi dan memanfaatkan sumber daya yang idle di BRI untuk Pegadaian dan PNM. Itu justru makin mengoptimalkan utility ketiga BUMN. Jadi ada job desk maing-masing dan terkoordinasi. Mengurus UMKM itu butuh satu keahlian khusus. Kalau semua bank masuk ke segmen ini belum tentu efisien juga. Biarlah BRI dan PNM serta Pegadaian yang masuk segmen UMi dan UMKM,” tambah Enny.

Ia mengingatkan agar PNM dan Pegadaian tak perlu takut kehilangan profitabilitas dari pembentukan holding pembiayaan UMi dan UMKM. Dalam pandangannya, keuntungan PNM dan Pegadaian tidak hilang, namun hanya berpindah kantong. “Tidak masalah, kan pemerintah pemiliknya (ketiga BUMN ini). Asal transparan dan akuntabel pertanggungjawabannya kan nggak masalah, ibaratnya hanya pindah dari kantong kiri ke kantong kanan,” ujarnya.

Pendapat senada dikemukakan Ekonom UI Ninasapti Triaswati. Dia menilai pembentukan holding pembiayaan dan pemberdayaan UMi serta UMKM memiliki potensi positif apabila ke depannya berdampak pada penguatan daya saing pelaku usaha kecil untuk memperluas pangsa pasar.

Holding untuk pemberdayaan pengusaha UMKM dan Ultra Mikro memiliki potensi positif jika mampu memperkuat daya saing dalam memperluas pangsa pasarnya. Perlu ada pemetaan peran berbagai BUMN saat ini terhadap pemberdayaan UMKM dan usaha mikro, misalnya BUMN perbankan untuk memperkuat permodalan, BUMN telekomunikasi untuk membantu proses digitalisasi, dan sebagainya,” ujar Ninasapti.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Harga Emas Antam Naik ke Rp 957.000 Per Gram

Untuk pecahan 500 gram: Rp 448,820 juta.

EKONOMI | 3 Desember 2020

Pergerakan Rupiah di Awal Perdagangan Tak Banyak Berubah

Transaksi rupiah pagi ini diperdagangkan dalam kisaran Rp 14.120-Rp 14.125 per dolar AS.

EKONOMI | 3 Desember 2020

Kepala BKPM Minta Pemimpin Daerah Perhatikan Legalitas dan Perizinan UMKM

Menurut Bahlil, 61 persen PDB Indonesia disumbang oleh UMKM.

EKONOMI | 3 Desember 2020

Dibuka, IHSG Melompat ke Zona Positif

Pukul 09.05 WIB, indeks harga saham gabungan naik 32,8 poin (0,56%) menjadi 5.845.

EKONOMI | 3 Desember 2020

IHSG Akan Menguat, Ini Saham Pilihannya

IHSG akan berada di support 5.800 sampai 5.734 dan resistance di level 5.850 sampai 5.900.

EKONOMI | 3 Desember 2020

Bursa Asia Flat Jelang Survei Aktivitas Layanan Tiongkok

Di Jepang, Nikkei 225 sedikit melemah pada awal perdagangan, sementara indeks Topix naik tipis 0,13%.

EKONOMI | 3 Desember 2020

Draft RPP Perizinan Usaha di Daerah Perlu Perbaikan

Nilai investasi industri di bidang manufaktur, olahan, perdagangan, atau jasa, per sektoral perlu diklasterisasi.

EKONOMI | 3 Desember 2020

Harga Emas Naik Dipicu Prospek Stimulus AS

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Februari di divisi COMEX New York Exchange, naik US$ 11,3 atau 0,62% menjadi US$ 1.830,20 per ounce.

EKONOMI | 3 Desember 2020

2021, VADS Indonesia Targetkan Peroleh Sertifikasi PCI DSS

VADS Indonesia telah mengimplementasikan standar keamanan bertaraf internasional ISO 27001:2013.

EKONOMI | 3 Desember 2020

Bangun Pariwisata Harus Sepaket dengan Pemberdayaan Ekonomi Kreatif

Sebelum pandemi Covid-19, sektor pariwisata merupakan penyumbang terbesar kedua bagi pendapatan negara.

EKONOMI | 3 Desember 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS