Pelindo I Targetkan Arus Peti Kemas Tumbuh 10 Persen
Senin, 8 Februari 2021 | 18:42 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - PT Pelabuhan Indonesia 1 (Persero) atau Pelindo I menargetkan arus bongkar muat peti kemas sebanyak 1,57 juta twenty foot equivalent units (TEUs) pada 2021. Jumlah tersebut meningkat 10 persen dibandingkan realisasi tahun 2020 yang sebesar 1,42 juta TEUs.
Sedangkan, volume general cargo, curah cair, dan curah kering diproyeksikan mencapai 30,2 juta ton pada tahun ini atau tumbuh 22 persen dibandingkan realiasi tahun lalu yang sekitar 24,8 juta ton.
Direktur Utama Pelindo 1, Dani Rusli Utama menjelaskan, peningkatan bongkar muat peti kemas dan kargo tersebut diharapkan tercapai seiring naiknya kunjungan kapal yang ditargetkan tumbuh 40 persen menjadi 73.919 call pada 2021.
"Tantangan tahun 2021 akan jauh lebih berat. Namun demikian, saya yakin kita mampu tetap tampil terdepan dengan penguasaan pasar terbesar," kata Dani dalam keterangan resmi, Senin (8/2/2021).
Untuk itu, Dani menambahkan, pihaknya harus terus mengembangkan empat prinsip dasar bisnis dan layanan, yakni lebih cepat, lebih murah, lebih transparan, dan lebih baik dalam tampilan atau kemasan layanan.
"Pelindo 1 juga terus fokus untuk menerapkan tiga hal penting, yakni revenue enhancement, operational excellence, dan cost effectiveness untuk bisa mencapai target perusahaan di tahun 2021," ujarnya.
Dani menjelaskan, pada 2021, kinerja Kuala Tanjung Port and Industrial Estate (Kuala Tanjung PIE), kawasan pelabuhan yang terintegrasi dengan kawasan industri, juga terus berkembang seiring meningkatnya aktivitas ekonomi.
Kuala Tanjung Multipurpose Terminal (KTMT), sebagai bagian dari Kuala Tanjung PIE, memiliki panjang dermaga 500 x 60 meter. Pelabuhan yang beroperasi sejak 2019 ini memiliki kapasitas bongkar muat peti kemas hingga 600.000 TEUs dan tangki timbun CPO 100.000 metric ton per tahun.
Peningkatan arus kunjungan kapal yang siginifikan terjadi di KTMT. Menurut dia, selama tahun 2020 kunjungan kapal sebanyak 277 call atau naik 113 persen dibandingkan dengan tahun 2019 yang sebanyak 130 call. Sama halnya dengan arus bongkar muat peti kemas, curah cair, maupun general cargo juga meningkat signifikan.
Sejak tahun lalu, papar Dani, Pelindo 1 juga intensif mengembangkan kawasan industri di Kuala Tanjung PIE. Hingga kini, sudah terdapat beberapa perusahaan yang berminat dan mulai menjajaki untuk berinvestasi di kawasan tersebut dan tentunya Pelindo 1 membuka peluang kerja sama dengan berbagai pihak, baik pemerintah maupun swasta.
"Semakin banyak perusahaan dan investor yang menanamkan modalnya, aktivitas bongkar muat di KTMT tentu akan semakin meningkat. Langkah ini merupakan bentuk komitmen Pelindo 1 untuk meningkatkan kualitas pelayanan serta mengakselerasi pertumbuhan ekonomi wilayah sejalan dengan pertumbuhan industri di Sumatera Utara," ujar Dani.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Jumlah Guru RI Terus Naik tetapi Fluktuatif!
B-FILES
Incar Pajak Marketplace, Purbaya Ingin Pedagang Offline-Online Setara




