ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Kempupera Lanjutkan Pembangunan Jalan Perbatasan Kaltara 2021

Selasa, 30 Maret 2021 | 06:36 WIB
M
WP
Penulis: Muawwan | Editor: WBP
Peningkatan konektivitas akan membentuk jalur-jalur logistik baru.
Peningkatan konektivitas akan membentuk jalur-jalur logistik baru. (Dok Kempupera)

Jakarta, Beritasatu.com – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kempupera) secara bertahap melanjutkan pembangunan jalan perbatasan di Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) untuk membuka akses daerah terisolir. Langlah ini juga sebagai wujud pemerataan hasil-hasil pembangunan di luar Pulau Jawa terutama di daerah perbatasan.

"Jaringan jalan perbatasan ini merupakan infrastruktur yang bernilai strategis bagi NKRI dengan fungsi sebagai pertahanan dan keamanan negara serta mendukung pusat pertumbuhan ekonomi baru di kawasan perbatasan," kata Menpupera Basuki Hadimuljono dalam keterangan resminya, Senin (29/3/2021).

Basuki berharap, kehadiran jalan perbatasan dan akses perbatasan dapat membuka keterisolasian wilayah yang akan sangat membantu masyarakat di kawasan perbatasan. "Dengan meningkatnya konektivitas masyarakat, maka akan terbentuk jalur-jalur logistik baru yang mendukung tumbuhnya embrio pusat-pusat pertumbuhan," kata dia.

Secara keseluruhan, jalan perbatasan di Kaltara memiliki panjang 992,35 km yang terdiri dari jalan paralel perbatasan sepanjang 614,55 km dan akses perbatasan 377,8 km. Hingga saat ini, dari 614,55 km jalan paralel perbatasan Kaltara, tersisa sepanjang 57 km yang belum tembus dan 27,05 km belum tembus jalan akses perbatasan.

ADVERTISEMENT

Diketahui, pada Tahun Anggaran (TA) 2021 Kempupera menganggarkan Rp 247 miliar untuk pembangunan ruas jalan perbatasan
seperti ruas Jalan Long Boh-Metulang -Long Nawang sepanjang 6,5 km, dan Jalan Long Boh - Metulang - Long Nawang 2 dengan total panjang 21,5 km. Termasuk pembukaan hutan ruas Long Boh - Metulang yang belum tembus sepanjang 3,5 km, Jalan Long Kemuat-Langap (3,7 km), dan pemeliharaan rutin perbatasan (312,3 km).

Selain itu, pada TA 2021 Kempupera juga mengalokasikan anggaran Rp 468 miliar untuk melanjutkan pembangunan akses perbatasan di wilayah Kaltara seperti pembangunan Jalan Malinau-Semamu dengan target 2 km, Jalan Malinau-Semamu 1 (3,2 km), Jalan Long Semamu – Long Bawan (13,66 km), dan Jalan Long Nawang (3,9 km).

Sementara pekerjaan pengaspalan diprioritaskan di area yang sudah terdapat permukiman atau padat penduduk serta memiliki fasilitas umum seperti puskesmas, pasar, sekolah, dan kantor pemerintahan. Adapun penggunaan lapisan agregat digunakan di area yang masih membutuhkan peningkatan lalu lintas harian (LHR).



 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon