Indofarma Garap Tujuh Proyek Besar Senilai Rp 200 Miliar
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Indofarma Garap Tujuh Proyek Besar Senilai Rp 200 Miliar

Kamis, 20 Mei 2021 | 17:29 WIB
Oleh : Lona Olavia / FMB

Jakarta, Beritasatu.com – Emiten BUMN farmasi, PT Indofarma (Persero) Tbk (INAF) siapkan tujuh proyek besar sebagai bagian dari upaya mengembangkan kemandirian produk alat kesehatan di Indonesia. Enam di antaranya merupakan proyek pengembangan produk dan satu sisanya proyek pendukung. Perseroan pun sudah menyiapkan dana untuk pembiayaan investasi sebesar Rp 169,86 miliar dan modal kerja Rp 30 miliar.

”Seluruh investasi kita 75% ke alat kesehatan. Tujuh investasi kita tadi 100% sumber dananya dari PMN (penyertaan modal negara) dari holding kami, tapi nanti kita akan lihat perkembangannya,” ucap Direktur Utama Indofarma Arief Pramuhanto dalam paparan publik Indofarma, Kamis (20/5/2021).

Perseroan jelasnya tengah melakukan pembangunan pabrik melt blown yang merupakan bahan baku masker di Cibitung seluas 20 hektare dengan nilai pembiayaan investasi Rp 14,86 miliar dan modal kerja Rp 5 miliar, pabrik hospital furniture dengan nilai pembiayaan investasi Rp 15 miliar dan modal kerja Rp 5 miliar, pabrik sarung tangan atau gloves dengan nilai pembiayaan investasi Rp 20 miliar dan pabrik kateter dengan nilai pembiayaan investasi Rp 50 miliar dan modal kerja Rp 10 miliar.

Dengan nilai pembiayaan investasi Rp 30 miliar, perseroan juga akan mengembangkan produk natural extract. Untuk pengembangan central processing facility, nilai pembiayaan investasi yang digunakan Rp 30 miliar dan modal kerja Rp 10 miliar. Nilai pembiayaan investasi untuk supporting function sebesar Rp 10 miliar.

”Pada akhir tahun ini, semua fasilitas produksi dan pendukung yang baru tersebut ditargetkan sudah selesai dan siap beroperasi pada awal 2022,” katanya.

Indofarma, sambung Arief juga akan menggenjot pasar ekspor. Di mana, untuk lini bisnis farma perseroan sudah membuka pasar untuk negara Afghanistan, Vietnam, Timur Tengah, dan Singapura. Sedangkan, untuk produk natural extract, perseroan akan menjajaki peluang ekspor baru ke wilayah Amerika dan Eropa.

Lebih lanjut, hingga akhir tahun ini, Indofarma menargetkan, penjualan bisa sebesar Rp 2,5 triliun, atau meningkat dari akhir 2020 sebesar Rp 1,7 triliun. Begitupun dengan laba bersih di angka Rp 40 miliar, naik dari posisi akhir 2020 Rp 27,58 miliar. ”Komposisinya tidak akan beda jauh di mana, 50%-55% berasal dari farma dan 45%-50% dari alat kesehatan,” sebut Arief.

Hingga kuartal I-2021, perseroan mencatatkan penjualan sebesar Rp 373,20 miliar, meningkat sebesar Rp 225,04 miliar atau 152% dibandingkan periode yang sama tahun 2020 sebesar Rp 148,16 miliar. Peningkatan Penjualan Bersih tersebut terutama ditopang dari penjualan segmen ethical sebesar Rp 191,87 miliar dan alat kesehatan sebesar Rp 175,49 miliar. Keberhasilan peningkatan penjualan tersebut berkontribusi positif pada pencapaian laba bersih perseroan Rp 1,8 miliar setelah mengalami kerugian bersih Rp 21,43 miliar pada periode yang sama tahun buku 2020.

”Perseroan meningkatkan kinerja penjualan pada kuartal I-2021 dengan strategi penjualan obat ethical dan alat kesehatan terkait Covid-19,” ujar Arief.

50 Juta Dosis Vaksin
Terkait Covid-19, Arief menyampaikan bahwa Indofarma memastikan akan mulai mendistribusi 50 juta dosis pasokan vaksin Novavax yang masuk dalam program vaksin pemerintah di bulan September 2021. Vaksin tersebut akan didatangkan dari perusahaan yang berada di India yang menjalin kerja sama dengan Novavax, perusahaan dari Amerika Serikat. Pihaknya telah menjalin kerja sama untuk mendatangkan vaksin tersebut yang bersifat mengikat maupun tidak mengikat.

"Sebanyak 50 juta vaksin ini akan digunakan dalam program vaksinasi Covid-19 gratis oleh Kementerian Kesehatan. Kita akan kebut di 2021 distribusinya,” pungkasnya.

Selain itu, perseroan bersiap menambah lini obat yang terkait dengan pengobatan efek Covid-19, yakni Ivermectin. Obat tersebut masih diproses oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) untuk mengantongi izin penggunaan darurat (emergency use authorization/EUA). Indofarma juga tengah bekerja sama dengan Persatuan Dokter Paru Indonesia (PDPI) dan sekarang sedang berlangsung uji klinisnya dan melibatkan rumah sakit dibawah Kementerian Pertahanan.

”Ivermectin berfungsi tidak hanya sebagai obat, tapi juga pencegahan. Cara pakainya sebulan dua kali. Nantinya ini bisa didapatkan di dokter dan rumah sakit Juni ini,” kata Arief.

Sebelum Ivermectin, Indofarma sudah lebih dahulu mendistribusikan obat Oseltamivir dan Remdesivir. Di mana, kedua obat ini mampu memberikan porsi penjualan hampir 2/3 pada kuartal IV-2020.

Untuk diketahui, Remdesivir memiliki nama dagang Desrem. Obat ini dijual ke rumah sakit untuk pasien kondisi sedang hingga berat. Obat ini diproduksi oleh Mylan Laboratories Limited, atas lisensi dari Gilead Sciences Inc, Foster City dan United States of America. Sedangkan, Oseltamivir digunakan untuk terapi penyembuhan pasien Covid-19 di dalam negeri dan didistribusikan ke rumah sakit-rumah sakit rujukan Covid-19.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Bencoolen Cofffee dan Warkop Digital Ciptakan Wirausaha Kopi Melalui Program Kartu Prakerja

Bencoolen Coffee, selaku penyedia pelatihan barista dan wirausaha kopi, siap memberikan pelatihan untuk peserta kartu prakerja gelombang 21

EKONOMI | 25 September 2021

Pupuk Indonesia Ajak Generasi Milenial Jadi Petani

Pemkab Banyuwangi dan Pupuk Indonesia menjalin kolaborasi dalam rangka mendukung petani milenial.

EKONOMI | 25 September 2021

Danone Dukung Pemkot Surabaya Capai Target Vaksinasi 100%

Danone Indonesia mendukung upaya Pemkot Surabaya mencapai target vaksinasi 100% dengan menggelar sentra vaksinasi Indonesia Maju di Kenjeran Park, Surabaya.

EKONOMI | 25 September 2021

Spektra Fair Lebarkan Sayap ke 65 Kota Besar Indonesia

Spektra Fair yang digelar FIF Group di 65 kota besar di Indonesia mulai tanggal 25 September 2021 hingga 2 Oktober 2021.

EKONOMI | 25 September 2021

Atasi Kemacetan, Pembangunan Jalur Puncak 2 Dinilai Perlu Segera Dilanjutkan

Pembangunan Jalur Puncak 2 yang menyambungkan Bogor dan Cianjur via Sentul terhenti sejak 2014 harus dilanjutkan.

EKONOMI | 25 September 2021

Antam Bangun Rumah Klinik Oksigen di Kawasan Pongkor

Pembangunan rumah klinik oksigen merupakan salah satu komitmen Antam dalam membantu mempercepat penanganan covid-19 di sekitar wilayah unit bisnis perseroan.

EKONOMI | 25 September 2021

Pemeliharaan Jalan Lintas Timur Sumatera Optimalkan Pembiayaan SBSN

Pemeliharaan jalan yang menggunakan dana SBSN dilaksanakan pada ruas Simpang Penawar-Gedong Aji Baru-Rawajitu dan Pematang Panggang-Simpang Bujung Tenuk.

EKONOMI | 25 September 2021

Ralali.com Gelar Gebyar Hasil Tani Bersama Mitra BUMDes Nusantara

Ralali.com berupaya membantu mewujudkan sistem pangan berkelanjutan melalui pemberdayaan hasil tani yang berkualitas.

EKONOMI | 25 September 2021

Saleh Husin Kedatangan Sahabat dari NTT

Managing Director Sinarmas Saleh Husin kedatangan tamu, sahabatnya dari Kupang Nusa Tenggara Timur (NTT).

EKONOMI | 25 September 2021

Berdikari Raih Pinjaman Rp 100 Miliar dari BJB untuk Transformasi Pangan

PT Berdikari (Persero) mendapat fasilitas pinjaman sebesar Rp 100 miliar dari BJB.

EKONOMI | 25 September 2021


TAG POPULER

# Kasus Aktif Covid-19


# Azis Syamsuddin


# Timnas Brasil


# Kripto


# Pembakaran Mimbar Masjid



TERKINI
Dua Film Indonesia Ramaikan Beijing International Film Festival 2021

Dua Film Indonesia Ramaikan Beijing International Film Festival 2021

HIBURAN | 5 jam yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings