Menteri Sri Mulyani Sayangkan Kegaduhan Terkait Isu PPN Sembako
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Menteri Sri Mulyani Sayangkan Kegaduhan Terkait Isu PPN Sembako

Kamis, 10 Juni 2021 | 20:47 WIB
Oleh : YUD

Jakarta, Beritasatu.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menegaskan pemerintah saat ini masih tetap fokus untuk memulihkan ekonomi sehingga dia sangat menyayangkan adanya kegaduhan di tengah masyarakat mengenai isu sembako akan dikenakan Pajak Pertambahan Nilai (PPN).

“Di-blow up seolah-olah tidak memerhatikan situasi sekarang. Kita betul-betul menggunakan instrumen APBN karena memang tujuan kita pemulihan ekonomi dari sisi demand side dan supply side,” katanya dalam Raker bersama Komisi XI DPR RI di Jakarta, Kamis (10/6/2021).

Sri Mulyani menjelaskan draf Rancangan Undang-Undang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan (KUP) baru dikirimkan kepada pihak DPR RI namun belum dibahas, sehingga sangat disayangkan muncul kegaduhan mengenai isu pengenaan PPN untuk sembako.

Terlebih lagi, menurut Sri Mulyani draf RUU KUP tersebut bocor dan tersebar ke publik dengan aspek-aspek yang terpotong dan tidak secara utuh sehingga menyebabkan kondisi menjadi kikuk.

“Situasinya menjadi agak kikuk karena ternyata kemudian dokumennya keluar karena memang sudah dikirimkan kepada DPR juga. Yang keluar sepotong-sepotong,” ujarnya.

Meski demikian, ia menuturkan pemerintah masih belum bisa menjelaskan secara detail mengenai isu ini karena dari sisi etika politik memang belum ada pembahasan dengan DPR RI.

“Dari sisi etika politik, kami belum bisa menjelaskan sebelum ini dibahas. Karena ini adalah dokumen publik yang kami sampaikan kepada DPR melalui surat Presiden,” tegasnya.

Ia menjelaskan RUU KUP dibacakan terlebih dahulu dalam sidang paripurna yang kemudian akan dibahas bersama Komisi XI DPR RI terkait seluruh aspeknya mulai dari waktu hingga target pengenaan pajak.

“Itu semua kita bawakan dan akan kita presentasikan secara lengkap by sector, by pelaku ekonomi, kenapa kita menurunkan pasal itu, background-nya seperti apa. Itu semua nanti kami ingin membahas secara penuh dengan Komisi XI,” jelasnya.

Sri Mulyani pun memastikan saat ini pemerintah masih terus memetakan dampak-dampak pandemi Covid-19 terhadap masyarakat termasuk para pengusaha UMKM.

“Sampai hari ini kita juga sudah diminta memikirkan UMKM yang bangkitnya lebih lambat. Jadi fokus kita adalah memulihkan ekonomi,” katanya.

Hal tersebut sejalan dengan kesepakatan pemerintah untuk menyehatkan kembali APBN dengan tetap menjaga momentum pemulihan seiring dengan pembangunan pondasi ekonomi dan perpajakan agar tetap kuat ke depannya.

“Tentu saya juga meminta maaf karena pasti semua dari Komisi XI sebagai partner kami kenapa ada policy seolah-olah itu sudah naik padahal tidak,” katanya.



Sumber: ANTARA


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Pemerintah Targetkan 30 Juta Pelaku UMKM Tergabung dalam Ekosistem Digital pada 2030

Percepatan digitalisasi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) mengingat potensi ekonomi digital Indonesia yang amat besar.

EKONOMI | 10 Juni 2021

Mendag Lutfi Prediksi Ekonomi Digital Tumbuh hingga 8 Kali Lipat pada 2030

Menteri Perdagangan (Mendag) Muhammad Lutfi memprediksikan ekonomi digital Indonesia berpotensi bertumbuh hingga 8 kali lipat di tahun 2030.

EKONOMI | 10 Juni 2021

Pemerintah Diharapkan Setujui Penyesuaian Harga Baru BBM

Sepanjang 3 bulan terakhir untuk harga MOPS sudah jauh di atas harga minyak dunia.

EKONOMI | 10 Juni 2021

Telkomsel Beri Apresiasi Untuk Musisi hingga Tim E-sports

Telkomsel di tahun ini akan memberikan sebuah apresiasi kepada talenta kreatif Indonesia melalui perhelatan Telkomsel Awards 2021.

EKONOMI | 10 Juni 2021

OJK: Ekonomi Digital Percepat Pertumbuhan Ekonomi

Wimboh Santoso dari OJK mengatakan, ekonomi digital akan mempercepat laju pertumbuhan ekonomi nasional, seiring berkembangnya berbagai platform digital.

EKONOMI | 10 Juni 2021

Dorong UMKM Masuk Ekosistem Digital, Pemerintah Terapkan Strategi Jemput Bola

Pemerintah akan menerapkan strategi jemput bola untuk mendorong para pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) secepatnya memasuki ekosistem digital.

EKONOMI | 10 Juni 2021

OJK: Ekonomi Digital Percepat Pertumbuhan Ekonomi

Ekonomi digital akan mempercepat laju pertumbuhan ekonomi nasional, seiring berkembangnya berbagai platform digital, termasuk di sektor jasa keuangan.

EKONOMI | 10 Juni 2021

Solusi Sinergi Digital Anggarkan Capex Rp 400 Miliar Tahun Ini

Capex Solusi Sinergi Digital sebesar Rp 350 miliar digunakan perseroan untuk pembangunan fiber optic di jalur kereta api PT Kereta Api Indonesia.

EKONOMI | 10 Juni 2021

Kemhub Catat Pergerakan Logistik Nasional Tumbuh 7%

Kementerian Perhubungan (Kemhub) mencatat pergerakan logistik nasional pada kuartal I-2021 tumbuh sekitar 7% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

EKONOMI | 10 Juni 2021

Anggaran Dipangkas, Bina Marga Kempupera Batasi Program Baru

Direktorat Jenderal Bina Marga pada 2022 mendapatkan pagu indikatif sebesar Rp 39,7 triliun di mana Rp 37,3 triliun akan dialokasikan untuk program konektivitas

EKONOMI | 10 Juni 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS