Logo BeritaSatu

Prudential Indonesia Luncurkan Dana Investasi dalam Dolar

Senin, 26 Juli 2021 | 19:57 WIB
Oleh : Feriawan Hidayat / FER

Jakarta, Beritasatu.com - PT Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia) berinovasi dengan meluncurkan dana investasi atau fund PRULink US Dollar Global Tech Equity Fund, dana investasi dalam mata uang dolar AS yang bertujuan memberikan hasil investasi yang optimal secara jangka panjang.

PRULink US Dollar Global Tech Equity Fund melakukan investasi secara global di saham perusahaan-perusahaan yang mayoritas kegiatan ekonominya berada di sektor teknologi. Peluncuran dana investasi ini juga merupakan perwujudan komitmen inovasi produk dan layanan Prudential Indonesia, sekaligus komitmen untuk memberikan nilai tambah bagi mitra dan nasabah.

President Director Prudential Indonesia Jens Reisch mengatakan, peluncuran PRULink US Dollar Global Tech Equity Fund merupakan perwujudan komitmen Prudential Indonesia untuk terus meningkatkan kerja sama dengan mitra strategis, Standard Chartered Bank Indonesia dan Bank UOB Indonesia dalam memberikan solusi proteksi jiwa, kesehatan, dan finansial bagi nasabah.

"Kami optimistis dana investasi PRULink US Dollar Global Tech Equity Fund dapat diterima dengan baik oleh nasabah karena berpotensi memberikan imbal balik yang optimal untuk jangka panjang di tengah situasi ekonomi yang masih menantang. Terlebih kami juga melihat besarnya potensi sektor teknologi untuk terus bertumbuh dengan pesat dan semakin diminati oleh masyarakat di dunia,” kata Jens Reisch dalam keterangan tertulisnya, Senin (26/7/2021).

Menurut data yang dirilis oleh McKinsey Global Research 2020, sektor teknologi dalam beberapa tahun terakhir mengalami pertumbuhan yang sangat signifikan seiring dengan bertambahnya adopsi masyarakat dan ketergantungan terhadap teknologi dalam kehidupan sehari-hari seperti e-commerce, e-banking, e-learning serta saluran hiburan.

Di Indonesia, pengguna internet pada awal 2021 ini mencapai 202,6 juta jiwa. Jumlah ini meningkat 15,5 persen atau 27 juta jiwa jika dibandingkan pada Januari 2020 lalu. Hal ini menunjukkan bahwa perusahaan teknologi global kian memiliki posisi yang menguntungkan. Dengan performa yang telah melampaui kinerja indeks dalam beberapa tahun terakhir dan semakin tingginya ketergantungan pada teknologi baik di tengah dan pascapandemi, diperkirakan sektor ini akan terus tumbuh dengan pesat.

PRULink US Dollar Global Tech Equity Fund telah mulai dipasarkan melalui Bank UOB Indonesia sejak 28 Juni 2021 dan Standard Chartered Bank Indonesia pada 5 Juli 2021 yang lalu dan sangat sesuai bagi nasabah dengan profil investasi yang agresif.

Dalam mengelola investasi nasabah, tambah Jens Reisch, Prudential Indonesia senantiasa menerapkan prinsip kehatihatian secara optimal dalam memilih saham dan fokus berinvestasi di sektor-sektor yang cenderung tangguh ketika pertumbuhan ekonomi melambat dan sejalan dengan pertumbuhan ekonomi dalam jangka panjang, salah satunya adalah sektor teknologi.

"Dengan rekam jejak kami selama 25 tahun, Prudential Indonesia senantiasa mengacu pada praktik tata kelola perusahaan yang baik serta penerapan praktik-praktik investasi yang berkelanjutan. Hal ini menjadi bagian dari komitmen kami untuk mewujudkan beragam solusi perlindungan kesehatan dan finansial sehingga mereka dapat memperoleh yang terbaik dalam hidup,” tutup Jens Reisch.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Ditjen Hubdat Sosialisasi SPM Angkutan Sungai dan Danau

Sosialisasi dilakukan untuk mengoptimalkan angkutan sungai dan danau serta pelabuhan penyeberangan, dalam menghubungkan wilayah di Indonesia.

EKONOMI | 7 Oktober 2022

Indonesia-Jepang Perkuat Ekosistem Startup Indonesia

Japan Indonesia Innovation Meetup 2022 akan mempertemukan perusahaan rintisan Jepang dan Indonesia guna memperkuat ekosistem startup.

EKONOMI | 7 Oktober 2022

Data Pekerjaan AS Jadi Fokus Investor, Harga Emas Melemah

Harga emas di pasar spot turun 0,1% menjadi US$ 1.714,29 per ons. Sedangkan harga emas berjangka AS datar (flat) di US$ 1.720,8.

EKONOMI | 7 Oktober 2022

Harga Minyak Naik karena Pemotongan Produksi OPEC+

Harga minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) AS naik 69 sen, atau 0,8% menjadi US$ 88,45 barel, setelah ditutup naik 1,4% pada Rabu.

EKONOMI | 7 Oktober 2022

Jayamas Medica Lepas 15% Saham ke Publik, Cek Jadwalnya

PT Jayamas Medica Industri Tbk (OneMed), pemimpin pasar alat kesehatan Indonesia akan melaksanakan penawaran umum saham perdana (IPO).

EKONOMI | 7 Oktober 2022

Dow Jones Hilang 350 Poin, Investor Tunggu Data Pekerjaan

Dow Jones Industrial Average turun 346,93 poin, atau 1,15%, menjadi 29.926,94 dan S&P 500 kehilangan 1,02% menjadi 3.744,52.

EKONOMI | 7 Oktober 2022

Bursa Eropa Melemah karena Gagal Manfaatkan Momentum Positif

Pan-European Stoxx 600 di bursa Eropa turun 0,5% Kamis setelah sebelumnya sempat naik lebih 0,8%.

EKONOMI | 7 Oktober 2022

Selain Anies, Wagub DKI Kunjungi Korban Tembok Roboh MTsN 19

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria mengunjungi rumah duka korban runtuhnya tembok pembatas di sekitar Gedung MTsN 19 Jakarta Kamis malam.

EKONOMI | 7 Oktober 2022

Hey Coco Ajak Pelanggan Jadi Mitra

Hey Coco, produsen air minum dengan bahan dasar air kelapa dari Thailand, mengajak pelanggan menjadi mitra bisnis.

EKONOMI | 6 Oktober 2022

Kredit Usaha Rakyat Diharapkan Menyentuh Petani Kecil

Kredit usaha rakyat (KUR) diharapkan menyentuh petani kecil. Pasalnya, selama ini KUR dinilai tidak menyentuh petani kecil.

EKONOMI | 7 Oktober 2022


TAG POPULER

# Jokowi tak salami kapolri


# Banjir Jakarta


# MTsN 19 Jakarta


# Tersangka Tragedi Kanjuruhan


# Mamat Alkatiri


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
BMKG: Puncak Musim Hujan Desember 2022-Januari 2023

BMKG: Puncak Musim Hujan Desember 2022-Januari 2023

NEWS | 8 menit yang lalu










CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings