Konsolidasi Operator Percepat Transformasi Digital Nasional
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Konsolidasi Operator Percepat Transformasi Digital Nasional

Jumat, 22 Oktober 2021 | 23:44 WIB
Oleh : Feriawan Hidayat / FER

Jakarta, Beritasatu.com - Program Transformasi Digital Nasional 2024 yang dicanangkan pemerintah merupakan harapan bangkitnya ekonomi Indonesia di masa pandemi, dengan harapan rata-rata tumbuh 5% (2022—2026).

Sektor Telekomunikasi dianggap bisa menjadi industri pendorong. Lewat ekonomi digital yang bertumpu pada kemajuan teknologi telematika inilah diharapkan dapat menciptakan pertumbuhan ekonomi dan pemerataan pembangunan di seluruh wilayah.

Melihat cukup pentingnya peran industri telekomunikasi untuk mendorong percepatan transformasi digital di Indonesia maka dibutuhkan kesehatan dan keberlangsungan industri ini. Apalagi bandwidth sekarang, sudah menjadi kebutuhan pokok bagi masyarakat, akibatnya telekomunikasi menjadi sebuah kepentingan nasional.

Bayangkan jika bandwidth internet mengalami blackout, segalanya akan terganggu. Tidak hanya layanan pemerintahan, kebutuhan masyarakat, hingga hal-hal terkait keadaulatan negara dapat terancam.

Ketua Masyarakat Telematika Indonesia (Mastel) Sarwoto Atmostarno, mengatakan belanja modal atau capex perusahaan terus meningkat akibat kebutuhan bandwith yang lebih besar.

Dapat dikatakan, sekarang jumlah pelanggan telekomunikasi sudah di titik jenuh tapi bertipe konsumen bandwidth hunger. Sedangkan harga layanan data di Indonesia merupakan yang terendah setelah India.

"Harga layanan terus turun, otomatis berpengaruh pada pendapatan yang menurun. Sedangkan, biaya investasi tinggi dan teknologinya memiliki durasi tertentu dengan kebutuhan pergantian platform,” ujar Sarwoto dalam diskusi terbatas yang digelar Indonesia Technology Forum (ITF), Jumat (22/10/2021).

Mantan Direktur Utama Telkomsel itu menjelaskan, saat ini pergeseran nilai telekomunikasi dimana rantai nilai tidak lagi dikuasai oleh operator, tapi beralih ke device dan aplikasi. "Bisa dikatakan era kejayaan operator sudah berakhir dan pertumbuhan perusahaan berbasis teknologi semakin jauh melesat," jelasnya.

Sarwoto menambahkan, kondisi ini sudah diramalkan sejak 2013 dimana pendapatan konten akan lebih besar dari infrastruktur. "Padahal tanpa operator telekomunikasi semua industri teknologi itu tidak berdaya," tambahnya.

Untuk itu, industri telekomunikasi membutuhkan langkah-langkah inovasi, salah satunya dengan melakukan konsolidasi bisnis atau merger, seperti yang dilakukan oleh Indosat Ooredoo dan Hutchison Tri Indonesia belum lama ini.

Dengan merger, terjadi sinergi sehingga bisa melakukan efisiensi dan menekan biaya. Sebab, operator yang tidak bisa mencapai target EBITDA 6% hingga 8% per tahun selama 4 tahun hingga 6 tahun berturut akan mati dengan sendirinya.

Lewat merger, kedua perusahaan juga bisa melakukan akuisisi data konsumen dan membangun market share bersama. Seperti yang kita ketahui bahwa jumlah pelanggan Tri sebanyak 44 juta dan Indosat Ooredoo 60 juta, yang jika dijumlahkan akan menempati posisi kedua operator dengan jumlah pelanggan terbanyak.

Namun, merger hanyalah pintu masuk untuk menyelamatkan operator dari kondisi pasar saat ini. Untuk keluar dari posisi bertahan hingga mencapai kondisi sehat dan bertumbuh, operator dipaksa untuk mengubah dirinya menjadi perusahaan teknologi. Caranya, dengan mengakuisisi perusahaan-perusahaan teknologi rintisan atau startup sembari berinvestasi di infrastruktur.

Menurut Sarwoto, perburuan startup menjadi tren di kalangan operator saat ini. Meski berisiko besar, mengakuisisi startup jauh lebih murah dan diharapkan lebih menguntungkan, dibandingkan dengan mengakuisisi perusahaan teknologi kelas unicorn. Lewat merger dan perbaikan infrastruktur, operator bisa mempunyai posisi tawar yang baik untuk dapat mengakuisisi perusahan teknologi incarannya.

Sehatnya industri telekomunikasi tidak hanya berguna bagi industri itu sendiri, keberlangsungan hidupnya memberi dampak sangat besar bagi program transformasi digital nasional. Tanpa internet, ekonomi digital yang diharapkan meningkatkan pendapatan negara tidak akan tercapai. Butuh peran pemerintah untuk mempercepat regulasi yang dibutuhkan dan peran masyarakat untuk mendorongnya agar indeks digital Indonesia dapat meningkat.

Transformasi digital merupakan tumpuan harapan bangkitnya ekonomi Indonesia saat ini. Terlebih selama dua tahun lebih mengalami pandemi. Telekomunikasi atau core ICT yang dilakukan oleh operator merupakan motornya. Maka proses merger and acquisition (M&A) harus dilakukan. Jika tidak operator-operator hanya akan berada di level survival.

"Padahal yang dibutuhkan untuk proses transformasi digital itu sendiri adalah perusahaan telko yang sustainable. Sustainability Telcos adalah kepentingan nasional," pungkas Sarwoto.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

INPP Hadirkan Hunian Antasari Place

Kehadiran Antasari Place diharapkan dapat melampaui standar kebutuhan masyarakat bertempat tinggal ataupun berinvestasi.

EKONOMI | 1 Desember 2021

Bumi Resources Cetak Laba US$ 63,7 Juta pada Q-3 2021

PT Bumi Resources Tbk (BUMI) mencatat laba yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar US$ 63,7 juta hingga kuartal III-2021.

EKONOMI | 1 Desember 2021

BPS: Inflasi November Tertinggi Sepanjang 2021

Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan, pada bulan November terjadi inflasi sebesar 0,37%.

EKONOMI | 1 Desember 2021

Dukung Keuangan Keberlanjutan, Bank BTPN Raih 2 Penghargaan

Bank BTPN mendapat penghargaan di bidang Laporan Keberlanjutan dan di bidang pemberdayaan nasabah.

EKONOMI | 1 Desember 2021

Puradelta Lestari Akan Bagikan Dividen Rp 578 Miliar

PT Puradelta Lestari Tbk (DMAS) memutuskan akan membagikan dividen tunai interim sebesar Rp 578 miliar atau Rp 12 per saham.

EKONOMI | 1 Desember 2021

Ekspor Trisula International Meningkat 10% di Q-3 2021

Emiten tekstil PT Trisula International Tbk (TRIS) catatkan peningkatan penjualan ekspor selama kuartal III-2021 sebanyak 10,6% menjadi Rp 490,9 miliar.

EKONOMI | 1 Desember 2021

Maybank Umumkan Pemenang My Happy & Lucky Bank Periode Ke-3

Maybank Indonesia telah mengumumkan pemenang undian My Happy & Lucky Bank untuk periode ketiga.

EKONOMI | 1 Desember 2021

Nilai Tukar Rupiah Terdepresiasi ke Rp 14.355

Kurs rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan pagi hari ini, Rabu (1/12/2021), terpantau melemah ke kisaran Rp 14.355.

EKONOMI | 1 Desember 2021

Rekomendasi Saham Hari Ini: EXCL, MPPA, BWPT dan LPKR

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Rabu (1/12/2021) diproyeksi melanjutkan pelemahan.

EKONOMI | 1 Desember 2021

Rebound dari Koreksi Kemarin, IHSG Dibuka Menguat 0,66%

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat 0,66% ke 6.577 pada awal perdagangan hari ini, Rabu (1/12/2021).

EKONOMI | 1 Desember 2021


TAG POPULER

# Aturan Perjalanan Dalam Negeri


# Fadel Muhammad


# Umrah


# Reuni 212


# Omicron



TERKINI
BPS: Inflasi Tinggi Tanda Perbaikan Ekonomi

BPS: Inflasi Tinggi Tanda Perbaikan Ekonomi

EKONOMI | 2 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings