Peminat Bank Mutiara Semuanya Investor Asing
Senin, 10 Desember 2012 | 16:11 WIB
Belum ada investor lokal yang mengajukan penawaran pembelian Bank Mutiara
Manajemen PT Bank Mutiara Tbk menegaskan belum ada satu bank lokal, baik swasta maupun badan usaha milik negara (bumn) yang mengajukan penawaran untuk membeli Bank Mutiara.
Dari dua tahap penawaran yang sudah dilakukan sebelumnya, perseroan menegaskan jika semuanya merupakan investor asing. "Setiap tahapan penawaran ada lebih dari lima investor yang berminat, dan dari dua kali penawaran yang sudah dilakukan, semuanya merupakan investor asing," tutur Direktur Utama Bank Mutiara, Maryono dalam wawancaranya dengan Beritasatu.com, di Kantor Pusat Bank Mutiara, Jumat (7/12).
Namun sayang, belum ada satu pun dari penawar yang masuk, yang dinyatakan sesuai dengan kriteria yang ditetapkan oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS). "LPS menetapkan syarat pembeli harus memiliki pengalaman dibidang keuangan, memiliki sumber dana yang comply, dan pengalaman finansial yang baik. Sejauh ini belum ada yang sesuai," tegas Maryono.
Pihaknya juga menampik jika harga Rp6,7 triliun yang ditawarkan dinilai mahal. Menurutnya, dalam menilai suatu bank bisa menggunakan dua pendekatan, yakni berdasarkan ekuitas, dan nilai bukunya (price to book value/pbv).
"Jika dilihat dari PBV saat ini memang Rp1,1 triliun. Namun nilai buku itu suatu saat bisa naik dan bisa turun, jadi tidak bisa dilihat dari satu sisi. Sementara ekuitas kita terus meningkat," jelas Maryono.
LPS sendiri sedianya akan membuka kembali penawaran penjualan Bank Mutiara, yang sedianya akan dilakukan pada kuartal pertama 2013. Manajemen mengatakan mungkin sudah ada penawar-penawar yang menyatakan ketertarikannya, namun baru sebatas lisan dan disampaikan ke LPS.
Manajemen PT Bank Mutiara Tbk menegaskan belum ada satu bank lokal, baik swasta maupun badan usaha milik negara (bumn) yang mengajukan penawaran untuk membeli Bank Mutiara.
Dari dua tahap penawaran yang sudah dilakukan sebelumnya, perseroan menegaskan jika semuanya merupakan investor asing. "Setiap tahapan penawaran ada lebih dari lima investor yang berminat, dan dari dua kali penawaran yang sudah dilakukan, semuanya merupakan investor asing," tutur Direktur Utama Bank Mutiara, Maryono dalam wawancaranya dengan Beritasatu.com, di Kantor Pusat Bank Mutiara, Jumat (7/12).
Namun sayang, belum ada satu pun dari penawar yang masuk, yang dinyatakan sesuai dengan kriteria yang ditetapkan oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS). "LPS menetapkan syarat pembeli harus memiliki pengalaman dibidang keuangan, memiliki sumber dana yang comply, dan pengalaman finansial yang baik. Sejauh ini belum ada yang sesuai," tegas Maryono.
Pihaknya juga menampik jika harga Rp6,7 triliun yang ditawarkan dinilai mahal. Menurutnya, dalam menilai suatu bank bisa menggunakan dua pendekatan, yakni berdasarkan ekuitas, dan nilai bukunya (price to book value/pbv).
"Jika dilihat dari PBV saat ini memang Rp1,1 triliun. Namun nilai buku itu suatu saat bisa naik dan bisa turun, jadi tidak bisa dilihat dari satu sisi. Sementara ekuitas kita terus meningkat," jelas Maryono.
LPS sendiri sedianya akan membuka kembali penawaran penjualan Bank Mutiara, yang sedianya akan dilakukan pada kuartal pertama 2013. Manajemen mengatakan mungkin sudah ada penawar-penawar yang menyatakan ketertarikannya, namun baru sebatas lisan dan disampaikan ke LPS.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
Bagikan
BERITA LAINNYA
Jumlah Guru RI Terus Naik tetapi Fluktuatif!
INFOGRAFIK
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER
B-FILES
Incar Pajak Marketplace, Purbaya Ingin Pedagang Offline-Online Setara




