2013, Pasar Elektronik Bisa Tumbuh Capai Rp30 T
Rabu, 19 Desember 2012 | 18:33 WIB
Masih tingginya permintaan pasar domestik menjadi pemicunya.
Gabungan Elektronik (Gabel) menargetkan penjualan elektronik hingga akhir tahun 2012 meningkat 20 persen menjadi Rp30 triliun dibandingkan realisasi tahun 2011 sebesar Rp25 triliun.
Masih tingginya permintaan pasar domestik menjadi pemicunya.
"Salah satu penyebab pertumbuhan penjualan elektronik karena bertambahnya permintaan di dalam negeri menjadi," kata Wakil Sekretaris Jenderal Gabel, Yeane Keate, di Jakarta, Rabu (19/12)
Penjualan elektronik tahun 2012, menurut Yeane, sebagian besar masih dikontribusikan pada produk pendingin ruangan (air conditioner/AC). Penjuala juga didukung upaya sejumlah produsen elektronik yang akan memperbesar kapasitas produksi mesin cuci dan lemari es.
Sementara penjualan televisi 'liquid crystal display' (LCD) dan 'light-emitting diode' (LED) Yeane memprediksi akan mengalami peningkatan, sebagai dampak peralihan penjualan dari televisi tabung oleh prinsipal elektronik.
Untuk tahun depan, lanjut Yeane, penjualan elektronik sangat bergantung pada kondisi pada kuartal I-2013. "Pada periode tiga bulan pertama di 2013 akan terlihat dampak yang ditimbulkan oleh krisis ekonomi di Eropa dan Amerika Serikat," ujarnya.
Sedangkan Direktur Industri Elektronik dan Telematika Kementerian Perindustrian (Kemenperin), Chanty Triharso, menambahkan pertumbuhan penjualan elektronik sangat baik dalam beberapa tahun terakhir. "Penjualan elektronika tumbuh rata-rata 20 persen setiap tahun," katanya.
Gabungan Elektronik (Gabel) menargetkan penjualan elektronik hingga akhir tahun 2012 meningkat 20 persen menjadi Rp30 triliun dibandingkan realisasi tahun 2011 sebesar Rp25 triliun.
Masih tingginya permintaan pasar domestik menjadi pemicunya.
"Salah satu penyebab pertumbuhan penjualan elektronik karena bertambahnya permintaan di dalam negeri menjadi," kata Wakil Sekretaris Jenderal Gabel, Yeane Keate, di Jakarta, Rabu (19/12)
Penjualan elektronik tahun 2012, menurut Yeane, sebagian besar masih dikontribusikan pada produk pendingin ruangan (air conditioner/AC). Penjuala juga didukung upaya sejumlah produsen elektronik yang akan memperbesar kapasitas produksi mesin cuci dan lemari es.
Sementara penjualan televisi 'liquid crystal display' (LCD) dan 'light-emitting diode' (LED) Yeane memprediksi akan mengalami peningkatan, sebagai dampak peralihan penjualan dari televisi tabung oleh prinsipal elektronik.
Untuk tahun depan, lanjut Yeane, penjualan elektronik sangat bergantung pada kondisi pada kuartal I-2013. "Pada periode tiga bulan pertama di 2013 akan terlihat dampak yang ditimbulkan oleh krisis ekonomi di Eropa dan Amerika Serikat," ujarnya.
Sedangkan Direktur Industri Elektronik dan Telematika Kementerian Perindustrian (Kemenperin), Chanty Triharso, menambahkan pertumbuhan penjualan elektronik sangat baik dalam beberapa tahun terakhir. "Penjualan elektronika tumbuh rata-rata 20 persen setiap tahun," katanya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
Bagikan
BERITA LAINNYA
Jumlah Guru RI Terus Naik tetapi Fluktuatif!
INFOGRAFIK
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER
B-FILES
Incar Pajak Marketplace, Purbaya Ingin Pedagang Offline-Online Setara




