Ekspor Tiongkok Melesat, Bursa Asia Mixed
Rabu, 13 April 2022 | 15:46 WIB
Singapura, Beritasatu.com — Bursa Asia-Pasifik ditutup bervariasi pada hari Rabu (13/4/2022). Investor mengamati reaksi pasar terhadap rilis data perdagangan Tiongkok. Selandia Baru juga menaikkan suku bunganya sebesar 50 basis poin, kenaikan terbesar dalam lebih dari 20 tahun.
Nikkei 225 Tokyo naik 1,93%, indeks komposit Shanghai turun 0,82%, Hang Seng Hong Kong naik 0,26%, S&P/ASX 200 naik 0,34%, Kospi Korsel naik 1,86%.
Data yang dirilis Rabu menunjukkan ekspor Tiongkok meningkat lebih dari yang diharapkan pada bulan Maret. Ekspor dalam denominasi dolar tumbuh 14,7% tahun-ke-tahun di bulan Maret, menurut data bea cukai. Angka itu di atas ekspektasi untuk peningkatan 13% dalam jajak pendapat Reuters.
Baca Juga: Bursa Asia Naik Jelang Rilis Data Perdagangan Tiongkok
Impor Tiongkok mengalami penurunan 0,1% tahun-ke-tahun di bulan Maret, jauh lebih rendah dari pertumbuhan 8% yang diprediksi dalam jajak pendapat Reuters.
Investor juga memperhatikan kekhawatiran seputar situasi Covid di Tiongkok daratan.
Reserve Bank of New Zealand pada hari Rabu mengumumkan keputusannya untuk menaikkan suku bunga sebesar 50 basis poin menjadi 1,5%. Langkah ini mewakili kenaikan keempat berturut-turut RBNZ dan kenaikan suku bunga terbesar dalam lebih dari 20 tahun, menurut data dari Factset.
Inflasi AS naik 8,5% pada bulan Maret dibandingkan dengan tahun lalu, kenaikan tahunan terbesar sejak Desember 1981, menurut data resmi yang dirilis Selasa. Inflasi berada di atas perkiraan Dow Jones sebesar 8,4%.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Jumlah Guru RI Terus Naik tetapi Fluktuatif!
B-FILES
Incar Pajak Marketplace, Purbaya Ingin Pedagang Offline-Online Setara




