ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Perpustakaan Umum di Batanghari Miliki Gedung Baru

Jumat, 8 Juli 2022 | 20:58 WIB
HS
YD
Penulis: Hendro Dahlan Situmorang | Editor: YUD
Gedung perpustakaan umum di Kabupaten Batanghari, Jambi.
Gedung perpustakaan umum di Kabupaten Batanghari, Jambi. (Handout)

Jakarta, beritasatu.com - Perpustakaan umum di Kabupaten Batanghari, Jambi kini memiliki fasilitas gedung baru yang telah resmi beroperasi. Perpustakaan umum di Kabupaten Batanghari, Jambi kini memiliki gedung baru yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) subbidang perpustakaan.

Pembangunan gedung tiga lantai tersebut dikucurkan pemerintah pusat sebesar Rp10 miliar. Peresmian gedung dilakukan oleh Deputi Bidang Pengembangan Sumber Daya Perpustakaan, Perpustakaan Nasional (Perpusnas), Deni Kurniadi dan Bupati Batang Hari, Muhammad Fadhil Arief, di Kabupaten Batanghari, Jambi.

Peresmian dirangkaikan dengan penandatanganan nota kesepakatan antara Perpusnas dan Pemkab Batang Hari, serta nota kesepahaman antara Perpusnas dan STIE Graha Karya serta STIP Graha Karya. Selain itu, diselenggarakan talk show Peningkatan Indeks Literasi Masyarakat.

Deni menyatakan, unsur pemerintah, pemerintah daerah, dan masyarakat mempunyai kewajiban untuk memfasilitasi kegiatan warga negara Indonesia, termasuk tersedianya perpustakaan. Perpustakaan sendiri mempunyai posisi yang sangat strategis di dalam mewujudkan masyarakat pembelajar. Pasalnya, perpustakaan bertugas mengumpulkan, mengelola, menyediakan rekaman pengetahuan untuk dibaca dan dipelajari oleh masyarakat.

ADVERTISEMENT

"Dan melalui perpustakaan, masyarakat dapat mengakses pengetahuan yang mereka butuhkan, di mana perpustakaan dapat dikatakan menjadi sarana dalam mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia," kata dia usai peresmian dalam keterangannya, Jumat (8/7/2022).

Saat ini, perpustakaan didorong untuk memberikan manfaat dalam kehidupan masyarakat melalui program transformasi perpustakaan berbasis inklusi sosial. Perpustakaan berperan dalam menyejahterakan masyarakat melalui koleksi yang diberdayagunakan di perpustakaan. Mengusung tagline, literasi untuk kesejahteraan, program transformasi perpustakaan sudah diampu oleh 34 provinsi, lebih dari 300 dinas perpustakaan kabupaten/kota, dan 3.000 desa di Indonesia.

"Hal ini untuk mendukung arahan penting Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin dalam membangun sumber daya manusia unggul untuk mewujudkan Indonesia Maju, di mana visi pembangunan Indonesia adalah mewujudkan masyarakat yang dinamis, produktif, terampil, menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi," urainya.

Baca Juga: Perpusnas Resmikan Layanan Perpustakaan Nias Utara



 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Viral Mahasiswi Kena Denda Telat Buku Rp 5 Juta, Begini Solusi UGM

Viral Mahasiswi Kena Denda Telat Buku Rp 5 Juta, Begini Solusi UGM

JAWA BARAT

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon