Dolar Mahal, Harga Minyak Mentah Turun ke Kisaran US$ 98
Rabu, 13 Juli 2022 | 08:12 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Harga minyak mentah dunia turun tajam pada hari Selasa (12/7/2022) di tengah dolar yang kuat, pembatasan Covid-19 yang melemahkan permintaan importir minyak mentah terbesar, Tiongkok, dan kekhawatiran perlambatan ekonomi global.
Minyak mentah berjangka Brent turun 7,1% menjadi $99,49. Minyak mentah West Texas Intermediate AS menetap 7,9% lebih rendah pada $95,84 per barel. Pagi ini, Rabu (13/7/2022) di Asia, Brent turun 0,69% ke US$ 98,8 dan WTI turun 0,87% ke US$ 95,01.
Kurs euro melemah pada hari Selasa, diperdagangkan mendekati paritas dengan dolar, sementara pasar saham jatuh karena prospek kenaikan suku bunga dan kekhawatiran atas ekonomi di seluruh dunia.
Baca Juga: Kasus Omicron di Tiongkok, Harga Minyak Mentah Turun
Mata uang AS yang lebih kuat biasanya membebani harga minyak karena membuat komoditas yang dihargakan dalam dolar lebih mahal bagi pemegang mata uang lainnya.
"Di Barat, kombinasi harga energi yang tinggi dan kenaikan suku bunga memicu kekhawatiran tentang resesi yang akan berdampak serius pada permintaan minyak," kata Commerzbank.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Jumlah Guru RI Terus Naik tetapi Fluktuatif!
B-FILES
Incar Pajak Marketplace, Purbaya Ingin Pedagang Offline-Online Setara




