Tertinggi 2 Tahun, Dow Jones Naik 1.200 Poin, S&P Melonjak 5%
Jumat, 11 November 2022 | 06:48 WIB
New York, Beritasatu.com - Bursa AS Wall Street naik ke level puncak sejak 2020 pada Kamis (11/10/2022) setelah pengumuman indeks harga konsumen (consumer price index/ICP) Oktober sehingga memunculkan harapan investor bahwa inflasi telah mencapai puncaknya.
Dow Jones Industrial Average melonjak 1.201,43 poin, atau 3,7%, menjadi 33.715,37 kenaikan 1 hari terbesar sejak saham rebound dari pandemi. S&P 500 melonjak 5,54% menjadi 3.956,37 reli terbesarnya sejak April 2020. Nasdaq Composite melonjak 7,35%, ditutup pada 11.114,15, terbaik sejak Maret 2020.
Indeks harga konsumen Oktober naik hanya 0,4% dan 7,7% dari periode yang sama tahun lalu, kenaikan tahunan terendah sejak Januari dan perlambatan dari 8,2% di bulan sebelumnya. Ekonom yang disurvei Dow Jones memproyeksi kenaikan 0,6% (bulanan) dan 7,9% (tahunan).
Jika tidak memasukkan biaya makanan dan energi yang bergejolak, inflasi inti meningkat 0,3% pada Oktober dan 6,3% secara tahunan.
Sementara imbal hasil Treasury jatuh setelah pengumuman CPI. Imbal hasil Treasury 10-tahun turun 30 basis poin menjadi 3,81% karena para trader berspekulasi Federal Reserve (The Fed) akan memperlambat pengetatan agresif yang membebani pasar sepanjang tahun. Imbal hasil Treasury 2-tahun turun sekitar 30 basis poin menjadi 4,32% (1 basis poin sama dengan 0,01%).
Dolar AS yang menjadi faktor penekan saham termasuk Dow Jones, jatuh terburuk sejak 2009 dibanding mata uang lainnya.
"Dengan turunnya angka CPI, pasar sekarang memprediksi suku bunga (tinggi) akan berakhir. Jadi, Anda melihat saham-saham yang sensitif terhadap suku bunga itu bekerja dengan sangat, sangat baik," kata Tim Courtney dari Exencial Wealth.
Saham teknologi yang paling terpukul oleh kenaikan inflasi dan lonjakan suku bunga memimpin kenaikan Kamis. Saham Amazon
naik sekitar 12,2%. Aple dan Microsoft masing-masing menguat lebih dari 8%. Saham Meta naik lebih dari 10% dan Tesla
melonjak 7%.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Jumlah Guru RI Terus Naik tetapi Fluktuatif!
B-FILES
Incar Pajak Marketplace, Purbaya Ingin Pedagang Offline-Online Setara




