ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Jumat Ini, Menlu Retno Marsudi Sampaikan Pernyataan Isu Palestina di ICJ Den Haag

Senin, 19 Februari 2024 | 07:33 WIB
JS
R
Penulis: Jayanty Nada Shofa | Editor: RZL
Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi saat menghadiri Sidang Majelis Umum PBB di New York pada Selasa 28 November 2023
Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi saat menghadiri Sidang Majelis Umum PBB di New York pada Selasa 28 November 2023 (Istimewa/Ist)

Jakarta, Beritasatu.com - Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi, dijadwalkan akan menyampaikan pernyataan lisan (oral statement) mengenai isu Palestina di hadapan Mahkamah Internasional (ICJ), Den Haag, Belanda, pada Jumat (23/2/2024).

Sidang dengar pendapat tersebut merupakan respons terhadap isu mengenai status dan konsekuensi hukum pendudukan Israel atas Palestina, yang diinisiasi oleh permintaan advisory opinion Majelis Umum PBB.

Mahkamah Internasional akan menggelar audiensi publik selama satu minggu mulai Senin depan (19/2/2024).  Sebanyak 52 negara dan 3 organisasi internasional akan bergilir berbicara di hadapan Mahkamah Internasional di Den Haag. 

ADVERTISEMENT

Selain Indonesia, Qatar dan Inggris juga akan memberikan pernyataan lisannya di hari yang sama. Adapun Tiongkok dan Malaysia mendapat gilirannya satu hari sebelumnya.

Menlu Retno telah melakukan persiapan dengan mengumpulkan masukan dari pakar hukum internasional melalui diskusi bertajuk "Advisory Opinion di Mahkamah Internasional: Upaya Mendukung Kemerdekaan Palestina melalui Penegakan Hukum Internasional" pada Januari lalu.

Dalam persiapannya, Retno mengatakan bahwa pandangan dan masukan para ahli diperlukan untuk membangun legal opinion yang komprehensif, menunjukkan pelanggaran hukum internasional yang dilakukan oleh Israel.

"Pendudukan Palestina oleh Israel yang sudah berlangsung lebih dari 70 tahun tidak akan menghapuskan hak rakyat Palestina untuk merdeka," kata Menlu Retno, dikutip dari Antara.

Indonesia mendukung upaya Majelis Umum PBB untuk mendapatkan advisory opinion dari ICJ dan menegaskan pentingnya menegakkan hukum internasional. Menlu Retno juga menyerukan agar negara-negara menghentikan dukungan kepada Israel dan masyarakat internasional, termasuk PBB, untuk tidak mengakui legalitas tindakan Israel yang dianggap tidak sah.

Dengan tampilnya Indonesia di depan Mahkamah Internasional, kata Retno, hal ini diharapkan dapat melengkapi berbagai langkah diplomasi Indonesia dalam mendukung Palestina.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Lamine Yamal Kibarkan Bendera Palestina, Israel Marah!

Lamine Yamal Kibarkan Bendera Palestina, Israel Marah!

SPORT
Dewan Gereja: Serangan Israel ke Umat Kristen di Palestina Meningkat

Dewan Gereja: Serangan Israel ke Umat Kristen di Palestina Meningkat

INTERNASIONAL
Tim Relawan Indonesia Bersiap Mulai Misi Kemanusian ke Gaza via Darat

Tim Relawan Indonesia Bersiap Mulai Misi Kemanusian ke Gaza via Darat

INTERNASIONAL
23.000 Warga Palestina Ditangkap sejak Perang Gaza pada Oktober 2023

23.000 Warga Palestina Ditangkap sejak Perang Gaza pada Oktober 2023

INTERNASIONAL
212 Demonstran Dukung Palestine Action Ditangkap di London

212 Demonstran Dukung Palestine Action Ditangkap di London

INTERNASIONAL
Dunia Didesak Batalkan UU Hukuman Mati bagi Warga Palestina

Dunia Didesak Batalkan UU Hukuman Mati bagi Warga Palestina

INTERNASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon