Publik Kembali Kenang Mendiang Lee Kuan Yew karena Kedua Anaknya Berseteru
Kamis, 24 Oktober 2024 | 12:45 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Dua putra Lee Kuan Yew, Lee Hsien Loong dan Lee Hsien Yang, sedang berseteru hebat. Lee Hsien Yang mengaku sedang menjadi pengungsi di Inggris akibat cekcok dengan sang kakak, Lee Hsien Loong.
Diketahui, mendiang Lee Kuan Yew merupakan tokoh penting yang menjadi pionir berdirinya Singapura sebagai negara. Perseteruan kedua anaknya tentunya menjadi viral ramai diperbincangkan publik.
Hal ini bermula saat Lee Hsien Yang, mengunggah sebuah pernyataan di Facebook, Selasa (22/10/2024), yang menyatakan bahwa ia sedang mencari suaka sejak 2022. Padahal saat itu sang kakak, Lee Hsien Loong, menjabat sebagai perdana menteri Singapura.
Perseteruan keduanya pun membuat publik kembali mengenang kiprah Lee Kuan Yew sebagai salah satu tokoh penting berdirinya Singapura. Berikut profil Lee Kuan Yew:
Profil Lee Kuan Yew
Lee Kuan Yew lahir di British Malaya 16 September 1923. Ia merupakan pendiri dan perdana menteri pertama Singapura. Lee Kuan Yew menjabat sejak 1959 hingga 1990. Kiprahnya sebagai pendiri dan juga pemimpin Singapura membuat dunia terpukau.
Ia disebut-sebut sebagai salah satu tokoh paling berpengaruh di Asia yang berhasil membawa transformasi Singapura dari sebuah negara kecil tanpa sumber daya alam menjadi salah satu negara terkaya dan paling maju di dunia.
Secara akademik, Lee Kuan Yew menempuh pendidikan dasar dan menengah di Raffles Institution, British Malay. Kemudian ia menamatkan studi S-1 hukum di Fitzwilliam College, Cambridge, Inggris dengan predikat terbaik di kelasnya.
Pada 1954, Lee Kuan Yew mendirikan Partai Aksi Rakyat (PAP), yang kemudian menjadi partai politik dominan di Singapura. Karier politiknya terus berlanjut, pada 1959 hingga 1990 ia menjadi perdana menteri pertama Singapura yang menjadikannya sebagai perdana menteri dengan masa jabatan terpanjang di dunia.
Pada 1965, Lee Kuan Yew memisahkan Singapura dari Malaysia yang menjadikannya sebagai tokoh pendiri Singapura. Upaya Lee Kuan Yew memisahkan Singapura dari Malaysia berbuah manis, karena di bawah kepemimpinannya ia berhasil menjadikan Singapura sebagai negara pusat keuangan global.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Jumlah Guru RI Terus Naik tetapi Fluktuatif!
B-FILES
Incar Pajak Marketplace, Purbaya Ingin Pedagang Offline-Online Setara




