Juni 2021, Korsel Mulai Produksi Vaksin Covid-19 Novavax
Selasa, 13 April 2021 | 09:58 WIB
Seoul, Beritasatu.com- Korea Selatan (Korsel) menyatakan pada Senin (12/4/2021), pihaknya berencana untuk memulai produksi lokal vaksin Covid-19 Novavax pada awal Juni.
Seperti dilaporkan Reuters, lima perusahaan domestik bertujuan untuk memulai uji klinis tahap akhir dari vaksin sendiri pada paruh kedua tahun ini.
Pengumuman itu muncul setelah Presiden Moon Jae-in menjadi tuan rumah pertemuan khusus tentang upaya anti-virus dan pengembangan vaksin karena Korsel mengkhawatirkan kemungkinan gelombang keempat infeksi.
Menteri Kesehatan Kwon Deok-cheol mengatakan bahwa SK Bioscience akan dapat mulai memproduksi vaksin Covid-19 Novavax paling cepat Juni dan dapat memasok sebanyak 20 juta dosis pada akhir kuartal ketiga.
Produsen obat AS itu menandatangani perjanjian lisensi dengan SK Bioscience untuk memproduksi 40 juta dosis vaksin Covid-19 untuk Korea Selatan.
"Kami akan dapat mengamankan vaksin dengan cara yang lebih stabil jika produksi dalam negeri dimulai, mengingat meningkatnya ketidakpastian pasokan di seluruh dunia," kata menteri itu dalam penjelasan singkatnya.
Korea Selatan memulai kampanye inokulasinya pada akhir Februari, yang bertujuan untuk mencapai kekebalan kawanan bagi 52 juta populasinya pada November.
Kementerian kesehatan juga menyatakan lima perusahaan lokal bertujuan untuk memulai uji coba Fase III vaksin mereka sendiri akhir tahun ini - SK Bioscience, EuBiologics, Cellid, Genexine dan GeneOne Life Science.
"Pemerintah berencana untuk menyediakan 68,7 miliar won (US$ 61,1 juta atau Rp 877 miliar) untuk mendukung pengembangan vaksin perusahaan," kata kementerian itu.
Badan Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Korea (KDCA) melaporkan 587 kasus Covid-19 baru pada hari Minggu, menandai sedikit penurunan. Kondisi itu disebabkan lebih sedikit tes yang dilakukan selama akhir pekan setelah penghitungan harian berkisar di atas 600 selama enam hari berturut-turut.
Pihak berwenang telah memberlakukan kembali larangan klub malam, bar karaoke, dan fasilitas hiburan malam lainnya, berlaku mulai Senin, karena kelompok virus terus muncul dari pertemuan kecil, sebagian besar di wilayah Seoul yang lebih besar. Total infeksi naik menjadi 110.146 kasus, dengan 1.770 kasus kematian.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Jumlah Guru RI Terus Naik tetapi Fluktuatif!
B-FILES
Incar Pajak Marketplace, Purbaya Ingin Pedagang Offline-Online Setara




