ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Dikejar Tentara Myanmar 3 Orang Tewas Lompat dari Apartemen

Rabu, 11 Agustus 2021 | 15:57 WIB
SL
SL
Penulis: Surya Lesmana | Editor: LES
Para pengunjuk rasa berlarian saat demonstrasi menentang kudeta militer Myanmar di kota Thaketa Yangon, Selasa 30 Maret 2021.
Para pengunjuk rasa berlarian saat demonstrasi menentang kudeta militer Myanmar di kota Thaketa Yangon, Selasa 30 Maret 2021. (AFP/Dokumentasi)

Yangon, Beritasatu.com - Sedikitnya tiga orang tewas dan lainnya terluka parah di Myanmar setelah melompat dari sebuah gedung apartemen di Yangon untuk melarikan diri dari penggerebekan tentara, menurut laporan media.

Sejak militer menggulingkan pemerintahan terpilih Aung San Suu Kyi pada Februari, negara itu telah terjerumus ke dalam krisis.

Hampir tiap hari terjadi aksi protes dan bentrokan antara tentara dan milisi.

Insiden itu terjadi pada Selasa (10/8/2021) di distrik Botahtaung, Yangon, kata portal berita Myanmar Now yang mengutip kesaksian warga.

ADVERTISEMENT

Laporan itu, yang menampilkan foto tiga orang tergeletak di sebuah gang, mengatakan dua pemuda lainnya telah dijemput oleh ambulans.

Radio Free Asia (RFA), yang didanai AS, mengatakan lewat Facebook bahwa kelima orang yang terlibat dalam insiden itu, empat pria dan satu wanita.

Tin Zaw, ayah dari seorang pemuda yang tewas mengatakan dalam wawancara dengan RFA, putranya yang berusia 27 tahun pernah ditangkap oleh tentara namun kemudian dibebaskan.

Dia mengatakan, anaknya sebelum kudeta terjadi tak pernah tertarik dengan politik. Namun sejak militer mengambil alih kekuasaan, dia berusaha melawan junta.

"Tak ada organisasi besar di belakang dia," kata Tin Zaw, yang mengaku bangga dengan anaknya.

Soe Myat Thu, suami dari wanita berusia 29 tahun yang diyakini tewas dalam insiden itu, mengatakan kepada Reuters dia belum menerima jenazah istrinya.

"Saya sangat sedih istri saya meninggal. Dia meninggalkan seorang puteri," katanya lewat telepon.

Reuters tidak bisa mengonfirmasi apa yang terjadi dan juru bicara militer tidak menjawab telepon saat akan dimintai komentarnya.

Namun, berbagai laporan tentang insiden pada Selasa telah mengejutkan banyak orang di negara itu, yang tengah disorot dunia akibat banyaknya aksi kekerasan dan kematian.

Gambar-gambar sindiran tentang kejadian tersebut viral di media sosial, salah satunya menampilkan lima siluet orang yang melompat dari gedung ke kebun bunga matahari.

Tentara Myanmar telah membunuh sedikitnya 965 orang selama lebih dari enam bulan sejak kudeta, menurut Asosiasi Pendampingan bagi Tahanan Politik, kelompok aktivis berbasis di Thailand.

Junta militer telah membantah jumlah kematian sebanyak itu dan mengatakan bahwa banyak tentara juga menjadi korban pembunuhan.



 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

200 WNI Korban Penipuan Online Dipulangkan dari Myanmar

200 WNI Korban Penipuan Online Dipulangkan dari Myanmar

MULTIMEDIA
Myanmar Tetap Gelar Pemilu Putaran Kedua di Tengah Konflik Bersenjata

Myanmar Tetap Gelar Pemilu Putaran Kedua di Tengah Konflik Bersenjata

INTERNASIONAL
Minim Pemilih Muda, Pemilu Myanmar Didominasi Lansia

Minim Pemilih Muda, Pemilu Myanmar Didominasi Lansia

INTERNASIONAL
Myanmar Gelar Pemilu Pertama setelah Kudeta

Myanmar Gelar Pemilu Pertama setelah Kudeta

INTERNASIONAL
Bulu Tangkis SEA Games: Tekuk Myanmar 3-0, Indonesia ke Semifinal

Bulu Tangkis SEA Games: Tekuk Myanmar 3-0, Indonesia ke Semifinal

SPORT
SEA Games 2025: Tim Bulu Tangkis Beregu Putri Hadapi Myanmar

SEA Games 2025: Tim Bulu Tangkis Beregu Putri Hadapi Myanmar

SPORT

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon