Koridor Evakuasi Warga Sipil Ternyata Mengarah ke Rusia dan Belarusia
Senin, 7 Maret 2022 | 17:27 WIB
Beritasatu.com - Rusia setuju melakukan gencatan senjata, Senin (7/3/2022), guna memberi waktu bagi evakuasi warga sipil dan menyiapkan koridor kemanusiaan dari kota-kota di Ukraina yang sudah terkepung.
Yang menjadi masalah, ternyata sebagian besar koridor itu mengarah ke Rusia dan negara anteknya dalam perang, Belarusia.
Saat ini ada empat kota Ukraina yang dikepung Rusia dan harus cepat melakukan evakuasi warga dan hanya dua kota kecil yang memiliki jalur evakusasi ke kota-kota di Ukraina juga.
Baca Juga: Jika Zelensky Terbunuh, Ukraina dan AS Siapkan Rencana
Jalur evakuasi dari Kiev dan Kharkiv – dua kota terbesar di Ukraina – diarahkan ke Rusia dan Belarusia.
Berikut jalur evakuasi yang disampaikan Rusia:
Kyiv
Hostomel, Rakivka, Sosnovka, Ivankiv, Orane, Chernobyl, Gden', Gomel (Belarusia), lalu dilanjutkan penerbangan ke Rusia.
Kharkiv
Nekhoteyevka, Belgorod (Rusia) lalu dilanjutkan peberbangan, mobil, atau kereta api Ke tempat lain.
Sumy
Rute 1 - Sudzha, Belgorod (Rusia) lalu dilanjutkan dengan semua moda transportasi.
Rute 2 - Sumy, Golubivka, Romny, Lokhvitsya, Lubny, Poltava (Ukraina).
Mariupol
Rute 1 - Novoazovsk, Taganrog, Rostov-on Don (Rusia), lalu dilanjutkan peberbangan, mobil, atau kereta api Ke tempat lain.
Rute 2 - Portivske, Mangush, Respublika, Rosivka, Bilmak, Polohi, Orekhiv, Zaporizhzhya (Ukraina).
Rute-rute itu disampaikan oleh Rusia, yang setuju menghentikan gempuran senjata mulai pukul 10.00 waktu Moskwa atau pukul 14 WIB hari ini.
Baca Juga: Kemenlu Ukraina Bantah Ada Diskriminasi Pelajar Asing dalam Upaya Evakuasi
Pihak Ukraina menyebut proposal koridor itu sebagai "tidak bermoral" dan menuntut agar jalur evakuasi tetap mengarah ke Ukraina.
"Berita ini betul-betul tidak bermoral. Penderitaan rakyat dimanfaatkan untuk menciptakan gambar televisi yang dikehendaki," kata seorang juru bicara Kantor Kepresidenan Ukraina.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Jumlah Guru RI Terus Naik tetapi Fluktuatif!
B-FILES
Incar Pajak Marketplace, Purbaya Ingin Pedagang Offline-Online Setara




