ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Survei Ungkap Semakin Banyak Orang Hindari Berita Penting

Rabu, 15 Juni 2022 | 09:55 WIB
SL
SL
Penulis: Surya Lesmana | Editor: LES
Ilustrasi buka aplikasi TikTok.
Ilustrasi buka aplikasi TikTok. (Antara)

London, Beritasatu.com – Sebuah survei mengungkapkan, semakin banyak orang secara selektif menghindari berita penting seperti pandemi Covid-19, invasi Rusia ke Ukraina, dan krisis biaya hidup, demikian menurut sebuah laporan yang dirilis pada Selasa.

Sementara mayoritas orang yang disurvei mengonsumsi berita secara teratur, sebanyak 38 persen mengatakan mereka sering atau kadang-kadang menghindari berita penting itu, "naik dari 29 persen pada 2017", kata Institut Reuters untuk Studi Jurnalisme dalam Laporan Berita Digital tahunannya.

Sekitar 36 persen, "terutama mereka yang berusia di bawah 35", mengatakan bahwa berita penting tersebut menurunkan kenyamanan suasana hati mereka.

Baca Juga: Perangi Rusia di Timur, Ukraina Butuh Senjata Anti-rudal

ADVERTISEMENT

Kepercayaan pada berita juga menurun, dan terendah di Amerika Serikat. Rata-rata, 42 persen orang mengatakan bahwa mereka mempercayai sebagian besar berita sepanjang waktu, angka itu telah turun di hampir separuh negara dalam laporan itu dan meningkat di tujuh negara.

"Sejumlah besar orang melihat media sebagai subjek untuk pengaruh politik yang tidak semestinya, dan hanya sebagian kecil yang percaya bahwa sebagian besar organisasi berita menempatkan yang terbaik bagi masyarakat di atas kepentingan komersial mereka sendiri," tulis Direktur Institut Reuters Rasmus Kleis Nielsen dalam laporannya, yang berdasarkan survei daring terhadap 93.432 orang, yang dilakukan di 46 negara.

Pemirsa yang lebih muda semakin mengakses berita melalui platform seperti TikTok, dan memiliki koneksi yang lebih rendah ke nama produsen berita, menurut laporan tersebut.

Setiap minggu 78 persen anak berusia 18 hingga 24 tahun mengakses berita melalui agregator, mesin pencari, dan media sosial. Empat puluh persen dari kelompok usia tersebut menggunakan TikTok setiap minggu, dengan 15 persen mengatakan mereka menggunakannya untuk mencari, berdiskusi, atau berbagi berita.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Survei: 75,1 Persen Publik Percaya pada Pemerintahan Prabowo-Gibran

Survei: 75,1 Persen Publik Percaya pada Pemerintahan Prabowo-Gibran

NASIONAL
Survei Buktikan Orang Indonesia Gampang Bersyukur meski Ekonomi Sulit

Survei Buktikan Orang Indonesia Gampang Bersyukur meski Ekonomi Sulit

EKONOMI
Kalahkan Donald Trump, Modi Jadi Pemimpin Demokratis Terpopuler Dunia

Kalahkan Donald Trump, Modi Jadi Pemimpin Demokratis Terpopuler Dunia

INTERNASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon