Nekat Datang ke Solo, Puluhan Pendukung PSIS Ditahan Polisi
Minggu, 18 Agustus 2024 | 07:15 WIB
Solo, Beritasatu.com - Puluhan suporter PSIS Semarang ditahan jajaran Polresta Solo lantaran kedapatan nekat datang ke Stadion Manahan untuk menyaksikan derbi Jateng antara Persis Solo dengan PSIS Semarang dalam lanjutan Liga 1 musim 2024/2025, Sabtu (17/8/2024).
Kapolresta Solo, Kombes Pol Iwan Saktiadi mengatakan, pihaknya dan entitas pengamanan lainnya tidak melakukan sweeping, tetapi hanya mematuhi aturan penyelenggaraan Liga 1 musim 2024/2025, bahwa suporter tim lawan tidak boleh hadir di stadion untuk menyaksikan laga secara langsung.
“Kami mematuhi peraturan bahwa seperti ketentuan dalam penyelenggaraan Liga 1 ini, bahwa sampai hari ini belum diizinkan adanya suporter tim tamu hadir di lapangan. Oleh karena itu kami menjaga kemungkinan-kemungkinan dari hal-hal yang tidak kita inginkan terjadi,” ujarnya.
Ia menambahkan, sedikitnya ada 70-an suporter PSIS Semarang yang ditahan di Mapolresta Solo. Mereka ditahan karena selain melanggar aturan hendak menyaksikan laga di Stadion Manahan, beberapa di antaranya juga kedapatan membawa minuman keras (miras), bahkan beberapa ada yang sudah dalam kondisi mabuk.
“Dari yang kami tahan ada yang membawa miras, kemudian sudah mengonsumsi miras dan dalam kondisi mabuk. Selain itu, ada pula yang membawa benda-benda yang dilarang serta membawa kendaraan yang tidak sesuai standar pabrik, seperti berknalpot brong dan ada yang tidak dilengkapi surat-surat. Ada juga yang tidak membawa SIM,” kata Iwan.
Kapolresta mengatakan, puluhan suporter tersebut rata-rata ditangkap di sekitar Stadion Manahan, tetapi ada juga yang didapati petugas sedang berada di sekitar kawasan Pasar Burung Depok serta di Jalan Menteri Supeno.
“Atas temuan ini, kami menyayangkan masih ada suporter tim tamu yang nekat hadir di stadion padahal aturannya sudah jelas. Apalagi ada yang membawa miras dan sampai mengonsumsi miras di sekitar Stadion Manahan,” tandasnya.
Untuk saat ini, Kapolresta mengatakan pihaknya masih menahan para suporter tersebut di Mapolresta Solo sembari berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk pemulangan para suporter. Khususnya yang dalam kondisi mabuk karena mengonsumsi miras.
“Kami akan berkoordinasi untuk memulangkan mereka dengan aman. Karena saat diajak komunikasi mereka sudah tidak nyambung dan berjalan juga sudah tidak normal karena mengonsumsi miras,” pungkas Iwan.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Jumlah Guru RI Terus Naik tetapi Fluktuatif!
B-FILES
Incar Pajak Marketplace, Purbaya Ingin Pedagang Offline-Online Setara




