Cari 29 Korban KMP Tunu, Basarnas Gunakan Kapal Teknologi 3 Dimensi
Minggu, 6 Juli 2025 | 12:06 WIB
Banyuwangi, Beritasatu.com - Proses pencarian 29 korban yang masih hilang dalam insiden tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya di Selat Bali masih terus dilakukan secara intensif. Untuk area pencarian di laut, di hari pencarian keempat ini, tim Basarnas mengerahkan KRI Fanildo, kapal milik TNI AL yang dilengkapi teknologi bawah laut modern.
KRI Fanildo dibekali remotely operated vehicle (ROV) yang mampu menampilkan citra visual 3 dimensi di dasar laut. Selain itu, kapal ini juga menggunakan sonar dan magnetometer untuk mendeteksi objek logam seperti bangkai kapal yang berada di kedalaman hingga 60 meter.
Deputi Operasi dan Kesiap Siagaan Basarnas Laksda (Purn) Ribut Eko Suyatno menegaskan, pencarian dilakukan secara masif dengan seluruh kekuatan yang tersedia.
"Kami memaksimalkan seluruh sumber daya, baik di permukaan maupun bawah laut, untuk menemukan keberadaan korban maupun bangkai kapal. Kerja sama dengan unsur TNI AL dan penggunaan alat berteknologi tinggi seperti ROV dan sonar sangat krusial dalam operasi ini," jelas Ribut, Minggu (6/7/2025).
Sementara itu, untuk pencarian area udara satu unit helikopter melakukan pemantauan dari atas perairan Selat Bali. Pencarian ini difokuskan untuk mendeteksi tanda-tanda keberadaan korban yang kemungkinan sudah mengapung di permukaan laut.
Hingga kini, tim gabungan masih terus bekerja tanpa henti demi memberikan kepastian kepada keluarga korban yang masih menunggu kabar di posko terpadu Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
3 Prajurit Gugur, TNI AD Berduka!
Liburan Sambil Belajar Sains Lewat Museum Iptek TMII
3
B-FILES
Harga yang Tak Terlihat, Masa Depan yang Terancam
Rio Abdurachman P
Hari Fitri Benahi Diri: Ujian Integritas di Tengah Bayang Korupsi
Muhammad Ishar Helmi
TNI Menunggu Hasil Investigasi Terkait Gugurnya 3 Prajurit di Lebanon




