Bukan Sayuran, Protein Hewani Lebih Penting untuk MPASI
Jumat, 20 Januari 2023 | 20:14 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Ketua Umum Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Piprim Basarah mengingatkan pentingnya pemenuhan protein hewani dalam pemberian makanan pendamping air susu ibu (MPASI), bukan dengan sayuran atau buah.
Protein hewani bisa didapatkan dari olahan susu, daging, ikan, dan telur. Selain bisa mencegah stunting, pemenuhan protein hewani ini juga bisa mengatasi masalah stunting yang masih tahap dini.
"Untuk pencegahan dan mungkin untuk tatalaksana awal stunting, konsumsi protein hewani yang cukup sangat diperlukan," kata Piprim Basarah dalam konferensi pers Hari Gizi Nasional (HGN) yang digelar Kemenkes secara daring, Jumat (20/1/2023).
BACA JUGA
MPASI Berperan Cegah Anak Stunting
Dalam pemberian MPASI, lanjut Piprim, organisasi kesehatan dunia atau WHO juga tidak menyarankan pemberian sayur atau buah buah, sebab dikhawatirkan pemenuhan kebutuhan protein hewani menjadi tidak optimal.
"Jadi mungkin sayur dan buah itu nanti pada anak-anak yang lebih besar, karena nanti ketika kita tidak fokus pada protein hewaninya, nanti kenyang dengan hal-hal lain yang menyebabkan asupan protein hewaninya tidak cukup," kata Piprim.
Ditegaskan Piprim, tujuan pokok dalam pemberian MPASI adalah tercukupi kebutuhan protein hewaninya secara adekuat.
"Mudah-mudahan nanti di posyandu pemberian MPASI itu kaya dengan protein hewani, telur, ikan, unggas, bukan hanya kemudian nanti kacang hijau atau biskuit. Ini kan tentu tidak selaras dengan tagline kita bahwa protein hewani adalah makanan utama untuk anak-anak kita supaya tidak mengalami stunting," kata Piprim.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Jumlah Guru RI Terus Naik tetapi Fluktuatif!
B-FILES
Incar Pajak Marketplace, Purbaya Ingin Pedagang Offline-Online Setara




