Denada: Ressa Rizky Rosano Bebas Panggil Saya Mbak atau Ibu
Senin, 16 Maret 2026 | 18:10 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Selebritas Denada Tambunan kembali menyampaikan perasaannya terkait hubungannya dengan Ressa Rizky Rosano. Denada mengaku, sebenarnya berharap Ressa memanggilnya “ibu”, tetapi ia tidak ingin memaksakan hal tersebut.
Dalam pernyataannya kepada publik, Denada mengatakan ia memahami bahwa Ressa masih memanggilnya dengan sebutan “mbak”.
Menurut Denada, ia pernah melihat Ressa di beberapa kesempatan menyebut dirinya sebagai “ibu” ketika orang lain menyebut “Mama Denada”.
“Kenapa saya bilang mbak atau Ibu? Karena saya melihat di beberapa kesempatan Ressa pernah bilang ‘ibu’ ketika orang lain menyebut Mama Denada,” kata Denada dikutip dari podcast Feni Rose Official, Senin (16/3/2026).
Meski demikian, Denada menegaskan tidak ingin memaksakan perubahan panggilan tersebut kepada Ressa.
“Kalau ditanya tentu saya ingin sekali dia memanggil saya ibu. Tapi rasanya tidak adil kalau setelah sekian tahun saya datang lalu tiba-tiba meminta dia memanggil saya ibu,” ujarnya.
Karena itu, Denada memberikan kebebasan kepada Ressa untuk memilih panggilan yang membuatnya nyaman.
“Saya bilang ke dia, terserah kamu mau memanggil saya apa saja. Mau panggil mbak boleh, panggil ibu juga boleh, apa pun yang kamu inginkan,” ungkapnya.
Denada juga mengatakan tidak masalah jika Ressa membutuhkan waktu untuk bisa mengubah panggilan tersebut.
“Kalau butuh waktu untuk bisa beralih panggilan, tidak apa-apa. Saya serahkan semuanya kepada dia,” tuturnya.
Selain itu, Denada kembali menyampaikan keinginannya untuk bertemu langsung dengan Ressa. Ia berharap pertemuan tersebut dapat menjadi kesempatan bagi keduanya untuk saling berbicara dan menjelaskan berbagai hal yang selama ini belum tersampaikan.
“Saya ingin bertemu karena tentu banyak yang mungkin ingin ditanyakan Ressa kepada saya. Saya juga ingin menceritakan semuanya kepada dia,” katanya.
Denada berharap melalui pertemuan tersebut, sebagian pertanyaan Ressa dapat terjawab, meskipun tidak semuanya.
Ia juga menegaskan bahwa Ressa tidak pernah dibuang. Menurutnya, keputusan yang diambil pada masa lalu dilakukan dengan penuh kesadaran.
“Ressa tidak dibuang. Saya mengandung dia dan melahirkan dia dengan penuh kasih sayang,” katanya.
Denada menambahkan, ia menyampaikan hal tersebut bukan untuk mencari pembenaran, melainkan agar Ressa dapat mendengar langsung penjelasan dari dirinya.
“Saya bukan mencari pembenaran. Saya hanya ingin dia mendengar dari pengakuan ibunya sendiri,” ujarnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
3 Prajurit Gugur, TNI AD Berduka!
Liburan Sambil Belajar Sains Lewat Museum Iptek TMII
3
B-FILES
Harga yang Tak Terlihat, Masa Depan yang Terancam
Rio Abdurachman P
Hari Fitri Benahi Diri: Ujian Integritas di Tengah Bayang Korupsi
Muhammad Ishar Helmi
TNI Menunggu Hasil Investigasi Terkait Gugurnya 3 Prajurit di Lebanon




