Lebaran, Kebijakan Ganjil Genap di Bogor Tak Berlaku
Sabtu, 30 April 2022 | 20:17 WIB
Bogor, Beritasatu.com - Polresta Bogor Kota tidak memberlakukan rekayasa ganjil genap pada Lebaran Senin (1/5/2022). Petugas akan mengalihkan arus kendaraan apabila volume kendaraan mulai padat.
Kapolresta Bogor Kota Kombes Susatyo Purnomo Condro memprediksi kepadatan arus lalu lintas di Kota Bogor akan terjadi pada saat Lebaran hari pertama dan kedua (1-2/5/2022).
Baca Juga: Picu Tawuran, Takbir Keliling di Kota Bogor Dilarang
Ia menilai, Kota Bogor bukan wilayah tujuan mudik dan lebih kepada kota tujuan wisata. Sehingga, volume kendaraan diprediksi akan meningkat pada Lebaran dan hari sesudahnya.
"kami tidak memberlakukan gage (ganjil-genap). Rekayasa lebih kepada pengalihan arus kendaraan bila terjadi kepadatan di titik-titik terjadi kemacetan," kata Susatyo, Sabtu (30/4/2022).
Kata dia, titik-titik kepadatan biasanya terjadi di beberapa pusat perbelanjaan atau tempat wisata seperti Kebun Raya Bogor (KRB).
Informasi kondisi dan rekayasa lalu lintas, kata Susatyo, akan disampaikan melalui kode bendera yang terpasang di Pos Terpadu Baranangsiang. Ada tiga warna bendera yang berbeda. Tiap warna memiliki arti situasi lalin dan rekayasa yang akan dilakukan.
Baca Juga: Pemudik di Terminal Baranangsiang Naik 250%, Petugas Pastikan Penumpang Aman
"Semuanya kami siapkan dari lampu merah (traffic light) Baranangsiang. Nanti ada tiga bendera. Bendera hijau artinya kami tidak melakukan rekayasa apa pun, kalau sudah kuning dan merah maka akan ada rekayasa yang akan kami lakukan agar arus lalin tidak stuck, tapi tetap bisa bergerak," terang Susatyo.
Susatyo menambahkan, ada 6 pos pengamanan dan 1 pos terpadu untuk memperlancar kegiatan mudik. Pos-pos ini digelar di titik-titik pusat aktivitas masyarakat.
Polresta Bogor Kota, lanjut Susatyo, juga akan melakukan langkah-langkah untuk mengantisipasi lonjakan volume kendaraan selama libur Lebaran.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Jumlah Guru RI Terus Naik tetapi Fluktuatif!
B-FILES
Incar Pajak Marketplace, Purbaya Ingin Pedagang Offline-Online Setara




