ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Bharada Eliezer Penyibak Skenario Busuk Pembunuhan Brigadir J

Kamis, 9 Februari 2023 | 09:46 WIB
DS
AO
Penulis: Dwi Argo Santosa | Editor: AO
Terdakwa kasus pembunuhan berencana Brigadir Yosua Hutabarat, Richard Eliezer alias Bharada E bersiap menjalani sidang lanjutan dengan agenda pembacaan duplik oleh penasihat hukum terdakwa di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jakarta, Kamis 2 Februari 2023.
Terdakwa kasus pembunuhan berencana Brigadir Yosua Hutabarat, Richard Eliezer alias Bharada E bersiap menjalani sidang lanjutan dengan agenda pembacaan duplik oleh penasihat hukum terdakwa di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jakarta, Kamis 2 Februari 2023. (B Universe Photo / Joanito De Saojoao)

Jakarta, Beritasatu.com - Tanpa pengakuan jujur dari Richard Eliezer Pudihang Lumiu atau Bharada Eliezer atau Bharada E, barangkali kasus pembunuhan terhadap Brigadir J atau Nofriansyah Yosua Hutabarat belum seterang sekarang.

Para penyidik bakal butuh waktu lebih lama mengungkap kasus jika hanya mengandalkan scientific crime investigation sementara para pihak yang terlibat sepakat tutup mulut. Pengakuan Eliezer punya peran penting membongkar skenario busuk yang menutupi tindak pidana pembunuhan.

Pemuda 24 tahun ini membeberkan pengakuan bahwa ternyata tidak ada tembak menembak antara dirinya dengan Yosua. Yang ada adalah ia menembak Yosua atas perintah Irjen Pol Ferdy Sambo, sang atasan.

Tewasnya Yosua pada 8 Juli 2022 di rumah dinas Irjen Pol Ferdy Sambo, Jalan Duren Tiga Nomor 46 Pancoran, Jakarta Selatan, langsung membetot perhatian khalayak.

ADVERTISEMENT

Yosua konon tewas setelah melakukan pelecehan seksual terhadap istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi. Bagian ini menjadi magnet kuat menarik minat orang mengikuti kasus Sambo.

Terdakwa kasus pembunuhan berencana Brigadir Yosua Hutabarat, Richard Eliezer alias Bharada E usai menjalani sidang tuntutan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jakarta, Rabu 18 Januari 2023.
Terdakwa kasus pembunuhan berencana Brigadir Yosua Hutabarat, Richard Eliezer alias Bharada E usai menjalani sidang tuntutan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jakarta, Rabu 18 Januari 2023.

Putri berteriak sehingga Yosua bergegas kabur. Ia ditegur oleh Bharada Eliezer namun malah melepas tembakan. Maka terjadi tembak-menembak antarkedua ajudan tersebut hingga Yosua tersungkur, mati.

Begitulah versi awal kejadian yang dilansir Karopenmas Divhumas Polri Brigjen Pol Ahmad Ramadhan dan Kapolres Jaksel saat itu, Kombes Pol Budhi Herdi Susianto.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon