Tekan Angka Stunting di RI, Jokowi Dorong Produk OMAI
Jumat, 17 Maret 2023 | 21:33 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Stunting merupakan kondisi dimana seseorang, terlebih anak-anak mengalami gizi buruk akibat kurangnya asupan dalam jangka waktu panjang. Sehingga mengakibatkan terganggunya pertumbuhan pada anak tersebut.
Bahkan, stunting juga menjadi salah satu penyebab tinggi badan anak terhambat, sehingga lebih rendah dibandingkan anak-anak seusianya.
Untuk itu, Presiden Joko Widodo (Jokowi) terus menargetkan prevalensi ada di angka 14 persen pada tahun 2024 mendatang, sehingga dibutuhkan kerja sama pentahelix untuk menurunkan dari angka 21,6 persen saat ini. Bahkan Jokowi juga mendukung penggunaan Obat Modern Asli Indonesia (OMAI) untuk menekan angka stunting ini.
"Sudah banyak produk lokal yang masuk ke dalam e-Katalog, jangan dibiarkan saja tetapi harus dibeli. Kementerian, lembaga, BUMN, BUMD, pemerintah provinsi serta kabupaten/kota, semuanya tengok itu e-Katalog. Beli," ujar Jokowi dalam sambutannya di acara Business Matching Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN) di Istora Senayan, Kompleks Gelora Bung Karno (GBK), Jakar
Sejalan dengan target pemerintah tersebut, PT Dexa Medica sebagai perusahaan farmasi Indonesia turut berkontribusi mengatasi stunting dengan mengembangkan produk OMAI HerbaAsimor. HerbaAsimor sendiri dikembangkan dari kekayaan alam Indonesia yakni daun torbangun, daun katuk, dan ikan gabus.
Juru bicara Dexa Medica, Maret Yudianto memaparkan HerbaAsimor dapat membantu melancarkan ASI. Bahkan sudah digunakan oleh ibu menyusui di seluruh Indonesia.
"HerbaAsimor dapat membantu melancarkan dan meningkatkan kualitas ASI. Bahkan TKDN HerbaAsimor mencapai 81,9 persen dan sudah tayang di e-Katalog," ungkap Maret kepada media di Jakarta belum lama ini.
Jokowi lantas mengapresiasi produk HerbaAsimor yang juga memiliki Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) tinggi ini untuk mencegah permasalahan tersebut. Dia juga menekankan kepada seluruh instansi pengguna anggaran negara dan daerah untuk membelanjakan anggaran dengan produk dalam negeri.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Jumlah Guru RI Terus Naik tetapi Fluktuatif!
B-FILES
Incar Pajak Marketplace, Purbaya Ingin Pedagang Offline-Online Setara




