ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Jokowi Lantik 3 Wamen Baru, Ngabalin: Demi Memastikan Keberlanjutan Program Pemerintah Saat Ini

Sabtu, 20 Juli 2024 | 08:40 WIB
TR
R
Penulis: Thomas Rizal | Editor: RZL
Presiden Joko Widodo melantik tiga wakil menteri Kabinet Indonesia Maju di Istana Negara, Jakarta, pada Kamis, 18 Juli 2024.
Presiden Joko Widodo melantik tiga wakil menteri Kabinet Indonesia Maju di Istana Negara, Jakarta, pada Kamis, 18 Juli 2024. (Youtube Biro Pers Istana Negara/Istimewa)

Jakarta, Beritasatu.com - Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP) Ali Mochtar Ngabalin memberikan penjelasan terkait keputusan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang melantik tiga wakil menteri (wamen) baru di penghujung masa kepemimpinannya.

Ketiga wamen yang dilantik pada Kamis (18/7/2024), yakni Thomas Djiwandono sebagai wakil menteri keuangan II, Yuliot Tanjung sebagai wakil menteri investasi, dan Sudaryono sebagai wakil menteri pertanian menggantikan Harvick Hasnul Qolbi.

"Keputusan ini adalah bagian dari program berkelanjutan yang telah dikomunikasikan oleh presiden dan wakil presiden terpilih, Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka. Kebijakan yang diambil oleh Presiden Jokowi merupakan langkah untuk memastikan kelanjutan program-program tersebut," kata Ngabalin dalam diskusi yang ditayangkan BTV dipantau Sabtu (20/7/2024).

ADVERTISEMENT

Terkait alasan Presiden Jokowi melantik tiga wakil menteri di akhir masa pemerintahan, Ali Mochtar Ngabalin menjelaskan keputusan tersebut merupakan prerogatif Presiden.

"Presiden memiliki wewenang mengangkat dan memberhentikan menteri serta wakil menteri sesuai dengan undang-undang," ujarnya.

Ngabalin menambahkan ketiga kementerian tersebut, yakni Kementerian Keuangan, Kementerian Investasi, dan Kementerian Pertanian, memiliki posisi strategis yang penting di akhir masa jabatan Presiden.

"Presiden telah berulang kali menyampaikan pentingnya peran ketiga kementerian ini periode akhir pemerintahan," jelas Ngabalin.

Ngabalin menegaskan bahwa komunikasi antara Presiden Jokowi dan presiden terpilih Prabowo Subianto penting untuk menjaga keberlanjutan kebijakan pemerintahan.

"Komunikasi yang baik antara kedua pemimpin ini memastikan bahwa kebijakan yang diambil saat ini akan terus berlanjut dan tidak terpisah dari program yang telah direncanakan," ungkap Ngabalin.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Wamentan Sudaryono Temui Jokowi Bahas Pertanian Indonesia

Wamentan Sudaryono Temui Jokowi Bahas Pertanian Indonesia

EKONOMI
Terima Kunjungan 3 Co-Founder Sungai Watch, Jokowi Dapat Kado Ini

Terima Kunjungan 3 Co-Founder Sungai Watch, Jokowi Dapat Kado Ini

JAWA TENGAH
Kritik JK Soal Jokowi, Golkar: Tokoh Senior Harus Bijak

Kritik JK Soal Jokowi, Golkar: Tokoh Senior Harus Bijak

NASIONAL
SP3 Rismon Terbit, Jokowi: Artinya Sudah Clear

SP3 Rismon Terbit, Jokowi: Artinya Sudah Clear

NASIONAL
Dituding Danai Kasus Ijazah Palsu, Jokowi: Logikanya Terbalik

Dituding Danai Kasus Ijazah Palsu, Jokowi: Logikanya Terbalik

NASIONAL
JK Laporkan Rismon ke Bareskrim Polri, Begini Tanggapan Jokowi

JK Laporkan Rismon ke Bareskrim Polri, Begini Tanggapan Jokowi

NASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon