Soal Napi Kabur dari Lapas Salemba, Otto Hasibuan Duga Telah Direncanakan
Senin, 18 November 2024 | 18:20 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Wakil Menteri Koordinator Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Permasyarakatan, Otto Hasibuan menduga peristiwa tujuh narapidana (napi) narkoba yang kabur di Lapas Salemba dengan menggergaji ventilasi di ruang tahanan, merupakan sebuah tindakan terencana.
"Memang kelihatannya pelakunya sudah direncanakan sebelumnya. Jadi memang apa pun kita buat, benteng-benteng yang baik, tetapi memang laku penjahat selalu banyak jalannya saja. Jadi mudah-mudahan nanti segera akan dievaluasi semuanya," kata Otto di Jakarta, Senin (18/11/2024).
Otto pun menyerahkan proses penyelidikan kepada para penegak hukum. Sementara, ia mengatakan akan melakukan evaluasi secara keseluruhan.
Saat ditanya terkait peluang renovasi Lapas Salemba, Otto enggan memberi jawaban secara gamblang. "Renovasi kan harus ada budget dan sebagainya kan," kata Otto.
Namun, Otto memberi sinyal positif terkait kabar Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto yang berencana memberikan pelatihan secara khusus untuk melakukan penjagaan, pengawalan, dan patroli di lapas.
"Pak Agus pasti secara teknis lebih mengetahui apa yang terjadi di lapangan. Jadi kalau dia menyarankan begitu, saya kira itu baik," pungkas Otto.
Sebelumnya, Polda Metro Jaya mengungkap tujuh narapidana (napi) narkoba yang kabur di Lapas Salemba menggergaji ventilasi di ruang tahanan.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi menjelaskan, seusai menggergaji ventilasi, para napi tersebut langsung kabur melalui gorong-gorong di Lapas Salemba.
"Masuk ke gorong-gorong saluran air itu yang terdapat teralis. Namun, sudah digergaji yang posisi di belakang gedung Blok S kamar 16 dan tembus ke selokan luar Jalan Percetakan Negara X," katanya saat dihubungi Jumat (15/11/2024)
“Gorong-gorong saluran air itu berteralis, tetapi sudah digergaji. Gorong-gorong itu berada di belakang gedung Blok S kamar 16 dan tembus ke selokan luar Jalan Percetakan Negara X,” ujarnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Jumlah Guru RI Terus Naik tetapi Fluktuatif!
Kapolda Metro Jaya Bintang 3 Sesuai Arahan Prabowo
B-FILES
Incar Pajak Marketplace, Purbaya Ingin Pedagang Offline-Online Setara




