Modus Kecurangan PPDB Online, Pemalsuan KK Sampai Oknum Janjikan Jalan Pintas
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Modus Kecurangan PPDB Online, Pemalsuan KK Sampai Oknum Janjikan Jalan Pintas

Senin, 24 Mei 2021 | 22:28 WIB
Oleh : Natasia Christy Wahyuni / JAS

Jakarta, Beritasatu.com – Inspektur Jenderal Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemdikbudristek), Chatarina Muliana Girsang, menyatakan pihaknya akan melakukan audit forensik untuk mengantisipasi kecurangan dalam penerimaan peserta didik baru (PPDB) online tahun 2021. Chatarina mencontohkan sejumlah modus kecurangan dalam PPDB 2020 yaitu pemalsuan Kartu Keluarga (KK) dan oknum yang menjanjikan jalan pintas.

“Kami akan melakukan audit forensik sistem PPDB online,” kata Chatarina dalam acara bincang pendidikan secara virtual tentang tema PPDB 2021, Senin (24/5/2021).

Chatarina mengatakan Inspektorat Jenderal akan berfokus mengawasi sistem PPDB online agar tidak terjadi tumpang tindih dengan Ditjen PAUD, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah.

“Kami fokus sistem online karena masih berpotensi KKN (kolusi, korupsi, nepotisme),” ujar Chatarina.

Chatarina menjelaskan audit forensik adalah menemukan dan mendeteksi kelemahan-kelemahan dalam sistem PPDB online. Misalnya, contoh kasus di Bekasi, Jawa Barat, bahwa ada oknum yang merekayasa kartu keluarga (KK) dari calon peserta didik.

“KK minimal 1 tahun diterbitkan sejak tanggal PPDB, tetapi banyak diinput seolah lebih dari 1 tahun padahal baru diterbitkan 6 bulan. Ini yang tahu hanya orang yang melakukan input data saja,” katanya.

Chatarina juga menyebut adanya oknum yang menawarkan jalan pintas dengan harga tertentu agar calon peserta didik bisa diterima di sekolah negeri. “Di Bekasi, kami baca dari laporan media ada oknum satpam, guru, yang menawarkan sesuatu, jalan pintas dengan harga tertentu supaya anak diterima, padahal di sisi aturan, anaknya tidak memenuhi syarat,” ujarnya.

Dia menegaskan pihaknya akan memastikan agar jangan sampai terjadi celah-celah dari sistem online yang bisa dimanfaatkan sebagai modus kecurangan oleh oknum tertentu. Pemerintah daerah juga diminta memproses PPDB secara transparan sehingga setiap anak mendapatkan kesempatan terbaik untuk mendapatkan hak pendidikan terbaik.

“Kami minta dinas benar-benar memantau PPDB di daerahnya untuk mengantisipasi kegaduhan karena masih di masa pandemi. Tujuannya agar PPDB bisa terlaksana baik memenuhi hak dasar anak kita,” kata Chatarina.

Kemdikbudristek menyatakan PPDB tahun 2021 dimulai Juni-Juli mendatang lewat 4 jalur pendaftaran yaitu zonasi, afirmasi, prestasi, dan perpindahan orangtua. Aturan PPDB 2021 telah dikeluarkan pada 7 Januari lalu lewat Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 1 tahun 2021 tentang PPDB pada TK, SD, SMP, SMA, SMK.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

KPK Hormati Laporan Perwakilan 75 Pegawai ke Komnas HAM

KPK menghormati adanya pelaporan oleh perwakilan dari 75 pegawai KPK ke Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM)

NASIONAL | 24 Mei 2021

Hadapi Sidang Praperadilan, Kuasa Hukum RJ Lino Optimistis Menang

Kuasa hukum Direktur Utama PT Pelindo II Richard Joost Lino atau RJ Lino, Agus Dwiwarsono optimistis memenangkan praperadilan melawan KPK

NASIONAL | 24 Mei 2021

Kemdikbudristek: Pemda Harus Pastikan PPDB Adil dan Transparan

Direktur Jenderal PAUD, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah, Jumeri, mengatakan pemda harus memastikan proses PPDB berlangsung adil dan transparan.

NASIONAL | 24 Mei 2021

Kemdikbudristek: PPDB Digelar Juni-Juli Lewat 4 Jalur Pendaftaran

Kemdikbudristek menyatakan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun 2021 digelar Juni-Juli mendatang.

NASIONAL | 24 Mei 2021

Divonis 18 Tahun Penjara, Ini Respons Maria Pauline Lumowa

Maria Pauline Lumowa menyatakan pikir-pikir atas vonis hukuman 18 tahun penjara dan membayar uang pengganti kerugian negara sebesar Rp 185 miliar

NASIONAL | 24 Mei 2021

Maria Pauline Lumowa Divonis 18 Tahun Penjara

Pengadilan Tipikor memvonis terdakwa Maria Pauline Lumowa, dengan hukuman 18 tahun penjara dan membayar uang pengganti kerugian negara sebesar Rp 185 miliar

NASIONAL | 24 Mei 2021

Awak Kapal Barang dari India Harus Isolasi 14 Hari di Kapal

Airlangga Hartarto mengatakan ABK dari kapal kargo atau barang yang pernah atau berasal dari India harus diisolasi selama 14 hari di kapal.

NASIONAL | 24 Mei 2021

Lonjakan Kasus Covid-19, RSUD di Garut Mulai Dipenuhi Pasien

Wakil Bupati Garut, Jawa Barat Helmi Budiman menyatakan rumah sakit pemerintah setempat mulai penuh pasien positif Covid-19 dengan gejala berat.

NASIONAL | 24 Mei 2021

BKN Ungkap Pernah Ada 97.000 Data PNS Palsu yang Terima Gaji

Kepala BKN Bima Haria Wibisana mengungkapkan, ada sekitar 97.000 data PNS yang misterius atau tidak ada orangnya, namun tetap mendapatkan gaji

NASIONAL | 24 Mei 2021

Plt Gubernur Sulsel Kunjungi Rumah Korban Tenggelam di Bekas Galian Stadion Mattoanging

Andi Sudirman Sulaiman, mengunjungi rumah korban tenggelam bekas galian Stadion Mattoanging.

NASIONAL | 24 Mei 2021


BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS