Kemenkes: Omicron Subvarian BA.2 di Indonesia Ada 478 Kasus
Rabu, 9 Maret 2022 | 07:36 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mendeteksi 478 kasus Covid-19 akibat penularan subvarian BA.2 dari Omicron di Indonesia. Adapun subvarian Omicron yang mendominasi di Indonesia saat ini adalah BA.1 dengan jumlah sebanyak 5.300 kasus dan BA.1.1 sebanyak 1.883.
"Kita belum menemukan varian BA.3, jadi kita masih didominasi varian BA.1," kata Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kemenkes, Siti Nadia Tarmizi, saat memberikan keterangan pers tentang "Update Perkembangan Covid-19 di Indonesia", Selasa (8/3/2022).
Nadia menuturkan ada beberapa negara telah melaporkan bahwa lebih dari 50% varian BA.2 ini bersirkulasi di negaranya seperti Brunei Darussalam, Bangladesh, India, dan Tiongkok.
Baca Juga: Update Covid-19: Kasus Kematian Tembus 400
Meski ada laporan kasus BA.2, Nadia mengatakan tidak terjadi peningkatan peningkatan kasus Covid-19 yang signifikan seperti pada saat varian Omicron muncul.
"Jadi, selama mempercepat vaksinasi dosis 1 dan 2 atau vaksinasi primer dan ditambah vaksinasi booster tentunya kita berharap bahwa potensi BA.2 yang dikatakan lebih cepat menular 30% ini tidak akan ada peningkatan atau lonjakan kasus," ucapnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Jumlah Guru RI Terus Naik tetapi Fluktuatif!
B-FILES
Incar Pajak Marketplace, Purbaya Ingin Pedagang Offline-Online Setara




