ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

IDI Bantah Memonopoli dan Jadi Superbody Organisasi Profesi

Jumat, 1 April 2022 | 18:30 WIB
HS
YD
Penulis: Hendro Dahlan Situmorang | Editor: YUD
Ikatan Dokter Indonesia (IDI).
Ikatan Dokter Indonesia (IDI). (Twitter)

Jakarta, Beritasatu.com - Juru Bicara Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) untuk Sosialisasi Hasil Muktamar ke-31 IDI, dr Beni Satria membantah organisasi profesi ini memonopoli dan bertindak layaknya superbody.

"Kami kurang sependapat dengan istilah monopoli dan superbody," katanya menjawab pertanyaan Beritasatu.com saat konferensi pers daring, Jumat (1/4/2022).

Baca Juga: Ketum IDI kepada Anggota: Jaga Moral Community

Menurutnya, fungsi pertama IDI adalah etik kedokteran. Terkait perlunya syarat rekomendasi dari IDI kepada pemerintah dalam hal ini Kementerian Kesehatan sebagai syarat menjadi dokter itu adalah amanah Undang-Undang Praktik Kedokteran Nomor 29 Tahun 2004 pasal 37 dan 38 yang memang diperlukannya rekomendasi izin praktik.

ADVERTISEMENT

Ketua Bidang Hukum Pembelaan dan Pembinaan Anggota (BHP2A) IDI ini menjelaskan izin rekomendasi untuk penerbitan surat izin praktik (SIP) dokter diperlukan agar masyarakat dilayani oleh dokter-dokter yang tidak bermasalah.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

IDI Nilai Nakes Perlu Terima MBG demi Jaga Kualitas Gizi

IDI Nilai Nakes Perlu Terima MBG demi Jaga Kualitas Gizi

NASIONAL
IDI Soroti Ketimpangan Penyebaran Dokter di Indonesia

IDI Soroti Ketimpangan Penyebaran Dokter di Indonesia

LIFESTYLE
Segera Tetapkan Dokter AY Tersangka, Polisi Kebut Cari Keterangan Ahli

Segera Tetapkan Dokter AY Tersangka, Polisi Kebut Cari Keterangan Ahli

JAWA TIMUR

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon