ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Majukan Vokasi, 6 Industri Gandeng Kemendikbudristek

Jumat, 20 Mei 2022 | 20:55 WIB
MB
YD
Penulis: Maria Fatima Bona | Editor: YUD
Penandatanganan dokumen perjanjian kerja sama (PKS) serentak antara Ditjen Pendidikan Vokasi dengan Childfund International, PT Komatsu Indonesia, PT Pegadaian, PT Tira Austenite, PT Educa Sisfomedia Indonesia (Gamelab), Oracle Academy, dan PT Commeasure Solutions Indonesia (Reddoorz) di Magelang, Jawa Tengah, Jumat 20 Mei 2022.
Penandatanganan dokumen perjanjian kerja sama (PKS) serentak antara Ditjen Pendidikan Vokasi dengan Childfund International, PT Komatsu Indonesia, PT Pegadaian, PT Tira Austenite, PT Educa Sisfomedia Indonesia (Gamelab), Oracle Academy, dan PT Commeasure Solutions Indonesia (Reddoorz) di Magelang, Jawa Tengah, Jumat 20 Mei 2022. (Handout)

Pada kegiatan tersebut juga dilaksanakan penandatanganan rencana kerja yang telah disusun antara Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi dengan beberapa industri sebagai tindak lanjut penandatanganan PKS sebelumnya. Beberapa pihak yang menandatangani rencana kerja, di antaranya dengan Ditjen Ketenagalistrikan, Kementerian ESDM, PT Kawan Lama Sejahtera, PT Tera Data Indonusa (Axioo), PT LX International, PT Cipta Karsa Adikarya, Yayasan Plan International Indonesia, dan Asosiasi Game Indonesia.

Wikan berharap, jalinan kemitraan ini mampu membentuk aliansi strategis bagi pertumbuhan ekosistem pembangunan industri nasional serta peningkatan keterampilan SDM Indonesia.

Baca Juga: Airlangga Sebut Program Vokasi Solusi Kebutuhan Tenaga Kerja Terampil

"Kami berharap bahwa nantinya kemitraan yang dibangun ini menjadi bukti bahwa Pemerintah hari ini solid membangun generasi anak bangsa yang berdaya saing, serta menjamin kesejahteraan hidup dengan bekal pengetahuan dan ilmu yang mumpuni," terangnya.

ADVERTISEMENT

Sementara Plt. Direktur Mitras DUDI Saryadi menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh mitra DUDI, dan tidak lupa menjelaskan bahwa mitra industri memiliki peran penting dalam pengembangan pendidikan vokasi di Indonesia.

"Kemajuan pendidikan vokasi merupakan tanggung jawab semua pihak, tidak hanya Pemerintah, namun juga kalangan DUDI sebagai end user lulusan pendidikan vokasi. Mitra dunia usaha dan dunia industri memiliki posisi strategis dalam pendidikan vokasi, Oleh karena itu, Direktorat Mitras DUDI terus berupaya mendorong keterlibatan dunia usaha dan dunia industri serta asosiasi dalam pengembangan pendidikan vokasi di Indonesia," tutup Saryadi.



 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon