Majukan Vokasi, 6 Industri Gandeng Kemendikbudristek
Jumat, 20 Mei 2022 | 20:55 WIB
Dalam keterangan pers tertulis, Wikan menjelaskan link and match tidak hanya sekadar penandatangan kerja sama, tetapi adanya rencana kerja yang sudah diujicobakan dengan kurikulum baru.
Menurut Wikan, terdapat 5.554 SMK yang tahun ini menerapkan kurikulum baru atau 70% dari jumlah SMK Tanah Air. Ditambah lagi, hadirnya SMK pusat keunggulan (PK) akan melatih SMK lainnya untuk berkembang.
"Karenanya, kami optimistis akan menjadi lebih dari sekadar seremonial. Terima kasih kepada perusahaan yang sudah lama bekerja sama dengan pendidikan vokasi," tutur Wikan.
Baca Juga: Ketua DPD Apresiasi Kerja Sama Bidang Vokasi Kadin Jatim dan Telkom
Wikan menambahkan, kemitraan yang dibangun harus diupayakan melalui pola kerja sama yang saling menguntungkan. Sebagai penerima manfaat atau pengguna lulusan SDM vokasi, DUDI harus digandeng untuk berperan aktif mulai dari proses penyusunan kurikulum yang sesuai kebutuhan hingga pada penyerapan lulusannya.
Kendati demikian, Wikan menyebutkan bahwa tantangan yang dihadapi oleh satuan pendidikan vokasi adalah mengejar ketertinggalan dari DUDI yang dari sisi teknologi maupun inovasi bergerak lebih cepat dibandingkan dunia pendidikan.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Kapolda Metro Jaya Bintang 3 Sesuai Arahan Prabowo
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Seusai Divonis 18 Tahun, Nadiem Makarim Didukung Artis-Influencer




