Relawan Laporkan Perusakan Baliho Puan di Medan ke Polisi
Rabu, 10 Agustus 2022 | 22:39 WIB
Medan, Beritasatu.com - Relawan Pejuang Puan Maharani Kota Medan, Sumatera Utara resmi melaporkan perusakan baliho Puan ke Polrestabes Medan, Selasa (9/8/2022). Laporan tersebut sebagai upaya hukum agar pihak kepolisian mengusut motif serta pelaku perusakan.
"Kami menempuh jalur hukum agar peristiwa serupa tidak kembali terjadi. Sebab perusakan baliho Puan Maharani ini menjadi preseden buruk dalam proses demokrasi di Kota Medan," ujar Iskandar Mubin Dongoran, Koordinator Relawan Pejuang Puan Maharani kepada wartawan, Rabu (10/8/2022).
Baca Juga: Pemuda Sumut Kecam Perusakan Baliho Puan Presiden 2024
Relawan membawa barang bukti berupa foto-foto baliho yang telah dirusak oleh orang tak dikenal di sejumlah titik di Kota Medan.
"Perusakan semacam ini bukan yang pertama, dan Bu Puan sejauh ini tidak masalah, tetapi kami yang di bawah ini, sukarelawan, tentu tidak terima dengan aksi perusakan ini, kalau bertanding harus sama-sama berani, adu gagasan, adu tokoh," kata Iskandar.
"Pihak kepolisan telah menerima laporan kami dan akan bergerak untuk mengusut kasus yang telah mencederai perasaan kami para relawan Pejuang Puan Maharani," imbuhnya.
Baca Juga: Baliho Puan Dirusak OTK, Rival Politik Dinilai Mulai Khawatir
Iskandar mengatakan, pihaknya mengetahui adanya perusakan baliho yang bertuliskan Puan Maharani Presiden 2024 itu pada Senin, 8 Agustus 2022 sekitar Pukul 17.00 WIB. Baliho yang dirusak terpasang di Jalan Letda Sujono setelah Bandar Kopi, Bandar Selamat, dan Medan Tembung.
Laporan itu tercatat dengan nomor STTP/2510/VIII/2022/SPKT/Polrestabes Medan/Polda Sumut.
"Kami laporkan agar pihak yang tidak bertanggungjawab ini sadar, bukan seperti itu cara jatuhkan Puan, masyarakat yang tergabung di Pejuang Puan akan terus bergerak apa pun halangannya," tutur dia.
Baca Juga: PDIP Ungkap 3 Nama Capres: Puan Maharani Disebut Pertama
Dia juga menegaskan, aksi perusakan itu tak sedikit pun menurunkan semangat para relawan untuk terus bergerak melakukan sosialisasi Puan Maharani sebagai presiden 2024.
"Justru makin menjadi perekat para relawan kian solid dan semangat berjuang. Insiden ini tak membuat kami sejengkal tanah pun surut," pungkasnya.
Sebelumnya diberitakan, ratusan baliho bertuliskan "Puan Maharani Presiden 2024" terpasang di berbagai sudut Kota Medan. Belakangan sebagian baliho-baliho tersebut dirusak orang tak dikenal, seperti baliho yang terpasang di Jalan Letda Sujono, dan baliho di dekat gerbang Tol Bandar Selamat.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Jumlah Guru RI Terus Naik tetapi Fluktuatif!
B-FILES
Incar Pajak Marketplace, Purbaya Ingin Pedagang Offline-Online Setara




