ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Kejar Para Peretas, Pemerintah Perlu Segera Buat Satgasus

Senin, 12 September 2022 | 10:13 WIB
AP
WM
Penulis: Asni Ovier Dengen Paluin | Editor: WM
Pakar intelijen dan terorisme Susaningtyas NH Kertopati
Pakar intelijen dan terorisme Susaningtyas NH Kertopati (Istimewa)

Jakarta, Beritasatu.com – Pemerintah perlu segera membuat satuan tugas khusus (satgassus) untuk memburu para peretas (hacker) yang membocorkan data pribadi. Satgasus ini bisa beranggotakan berbagai elemen masyarakat, mulai dari pemerintah, akademisi, professional, pakar, dan komunitas peretas di Tanah Air.

"Untuk berbagai kasus yang sedang viral saat ini perlu segera dibuat satgas khusus untuk mengejar pelaku hacking dan pembocoran data pribadi," ujar pengamat intelijen dan keamanan Susaningtyas NH Kertopati, di Jakarta, Senin (12/9/2022).

Pakar yang akrab disapa Nuning itu mengatakan, kebocoran data menjadi tren global, termasuk di Indonesia, sejak awal masa pandemi Covid-19. Di Indonesia, fenomena itu diawali dengan kebocoran data 91 juta akun Tokopedia pada Mei 2020.

"Lalu, berlanjut dengan berbagai kebocoran data BPJS, KPU, Polri, Pertamina, BI serta BUMN dan berbagai lembaga negara, termasuk kementerian dan pemerintah daerah," tutur Nuning.

ADVERTISEMENT

Dikatakan, kasus yang paling menyita perhatian adalah kebocoran data Kementrian Kesehatan, data registrasi nomor seluler Kemenkominfo, dan juga data pemilih KPU. Kemenkominfo dan KPU kebocorannya baru saja diunggah peretas pada sebulan terakhir.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Hacker Pro-Iran Bobol Email Direktur FBI Kash Patel

Hacker Pro-Iran Bobol Email Direktur FBI Kash Patel

INTERNASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon