Kota Balikpapan dan Dongying Kerja Sama Bangun Monorel

Kamis, 14 Maret 2013 | 05:59 WIB
B
B
Penulis: BeritaSatu | Editor: B1
Tiang pancang proyek monorel di jalan raya Kuningan, Jakarta.
Tiang pancang proyek monorel di jalan raya Kuningan, Jakarta. (JG Photo/Afriadi Hikmal)

Balikpapan - Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan akan membangun monorel, guna mengatasi kemacetan yang mulai meresahkan Kota Minyak itu. Proyek monorel ini merupakan janji investasi dari Dongying, China. Kedua pihak pun telah meneken Letter of Intent (LoI) untuk meresmikan awal kerja sama ini.

"Yang investasi itu Pemerintah Dongying, dan juga swastanya," kata Wakil Wali Kota Balikpapan, Heru Bambang, di balaikota setempat, Rabu (13/3).

Sebagai langkah awal, menurut Heru, setelah meneken LoI, Pemkot Dongying akan memulai dengan mengkaji rute monorel itu, dengan difasilitasi oleh Pemkot Balikpapan. Wakil Wali Kota Balikpapan juga menegaskan bahwa investor tidak akan kesulitan untuk membebaskan lahan untuk proyek tersebut.

"Setelah mereka mengkaji lokasi di mana akan dibangun, kemudian drafnya akan diserahkan ke Pemkot (Balikpapan). Tentunya, kita akan bantu untuk proses pembebasan lahannya, karena terkadang pembebasan lahan yang menjadi kendala investor," tutur Heru.

Titik-titik macet di Balikpapan sendiri, sejauh ini diketahui ada di persimpangan Rapak, sepanjang ruang Jalan Achmad Yani dari Rapak hingga Karang Bugis. Lalu, masih di Achmad Yani, ada pula titik kemacetan dari Gunung Kawi sampai simpang Jalan RE Martadinata di Gunung Sari.

Macet juga tercatat kerap terjadi dari jalur Rapak ke Karang Anyar, Balikpapan Barat. Kemudian di Klandasan, sepanjang Jalan Jenderal Sudirman, juga ada ruas-ruas macet terutama di persimpangan pertemuan arus kendaraan. Karena sempitnya Jalan MT Haryono, di Dam pun hampir selalu macet, yang baru akan terurai dengan sendirinya begitu menyeberang Jembatan Dam di mana jalan melebar lega.

Wali Kota Dongying, Zhang Zui, menyebutkan bahwa kerja sama tersebut tentu akan menguntungkan kedua belah pihak, khususnya dalam mengembangkan ekonomi regional. Zhang Zui sendiri berharap kerja sama tersebut bisa terwujud secepatnya.

"Dalam waktu dekat, ada tim yang akan turun melakukan kajian, soal lokasi. Kami senang bisa melakukan kerja sama ini. Di samping itu, kita juga bisa bekerja sama dalam sektor yang lain, bukan hanya terbatas monorel," ungkapnya, sambil menyebutkan sektor-sektor yang dimaksudkan yakni seni, budaya, pendidikan, hingga pariwisata.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon