Seorang Anak Lelaki di China Berhasil Pulih dari Virus Flu Burung Langka

Sabtu, 13 April 2013 | 13:25 WIB
RI
B
Penulis: Ririn Indriani | Editor: B1
Dua staff Pusat Penanganan Penyakit Taiwan di Bandara  Sungshan, (4/4) tengah memantau penumpang pesawat. Hingga 4 April 2013, tercatat tiga orang meninggal akibat virus flu burung baru H7N9
Dua staff Pusat Penanganan Penyakit Taiwan di Bandara Sungshan, (4/4) tengah memantau penumpang pesawat. Hingga 4 April 2013, tercatat tiga orang meninggal akibat virus flu burung baru H7N9 (AFP)

China - Seorang anak lelaki berusia empat tahun diketahui telah pulih dari virus H7N9, virus flu burung langka yang menyerang negara China.

Sejauh ini virus tersebut telah menginfeksi 33 orang, termasuk sembilan orang yang meninggal akibatnya.

Berdasarkan laporan Xinhua, anak ini satu-satunya yang berhasil sepenuhnya pulih dan bisa keluar dari rumah sakit.

Dokter dari Departemen Penyakit Infeksi Rumah Sakit Anak menegaskan, bahwa pasiennya itu telah pulih dan diizinkan pulang ke rumah. Meskipun demikian, mereka tidak mau menyebutkan nama anak tersebut.

Sementara itu, sejauh ini pemerintah China masih yakin mereka bisa menangani virus langka tersebut dengan baik. WHO juga membantu dalam pelacakan korban virus H7N9 dan mencari tahu apakah penyakit ini dapat menular dari manusia ke manusia.

"Sejauh ini, virus ini masih dalam tahap pengembangan yang dapat dicegah dan dikendalikan," kata Li Keiqang, seperti dilansir CBS News (10/04).

Sementara itu, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit di Amerika Serikat menjelaskan, bahwa mereka berkontribusi untuk memantau situasi di China dan mengembangkan vaksin untuk virus H7N9.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon