Bom Guncang Bahrain Jelang Balapan F1

Senin, 15 April 2013 | 21:23 WIB
FB
FB
Penulis: Faisal Maliki Baskoro | Editor: FMB
Juara Formula 1 musim 2013 di Sirkuit Albert Park, Australia, Minggu (17/3) .Kimi Raikkonen Lotus- F1 Renault.
Juara Formula 1 musim 2013 di Sirkuit Albert Park, Australia, Minggu (17/3) .Kimi Raikkonen Lotus- F1 Renault. (Formula 1.com)

Bahrain - Sebuah kelompok oposisi pemuda asal Bahrain mengaku bertanggung jawab atas ledakan bom di Manama, Bahrain menjelang perhelatan Grand Prix Formula Satu (F1) seri keempat yang akan dilakukan pekan depan.

Kepolisian setempat mengatakan tidak ada korban jiwa dalam ledakan ini.

"Sebuah kelompok teroris menggunakan silinder gas untuk membakar sebuah mobil di Manama Minggu malam, menyebabkan sebuah ledakan," demikian disampaikan kepolisian setempat.

Organisasi pemuda radikal yang menamakan dirinya Pergerakan 14 Februari, dalam akun Twitter-nya hari Minggu mengaku bertanggung jawab. Kelompok tersebut mengatakan tujuan mereka adalah mengganggu aktivitas di pusat bisnis Manama sebagai bentuk perlawanan terhadap rencana Bahrain menggelar balapan F1

Seorang pejabat pemerintah mengatakan pihak yang berwenang tengah menyelidiki serangan yang ditujukan untuk "menarik perhatian media" menjelang balapan yang kontroversial tersebut,

Ledakan tersebut terjadi ketika polisi tengah membubarkan massa yang meneriakkan penolakan terhadap balapan F1 di beberapa daerah Syiah di Manama. Polisi menggunakan gas air mata dan berdasarkan laporan, tidak ada korban jiwa dalam aksi-aksi tersebut.

Blok oposisi Syiah Al-Wefaq mengutuk serangan tersebut tanpa memandang siapapun pelakunya.

Bahrain yang dikuasai oleh kelompok Suni mengatakan akan memperketat keamanan menjelang balapan yang akan dilakukan 19-21 April nanti.

Balapan tahun lalu juga dilakukan dalam suasana yang serupa, dimana polisi juga berusaha membubarkan massa yang melempari polisi dengan batu dan bom molotov.

Sudah sebulan ini Bahrain diguncang oleh gelombang protes pro demokrasi.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon