Tinggalkan PDIP, Wakil Ketua DPRD DKI Daftar DPD RI

Jumat, 19 April 2013 | 16:48 WIB
LT
WP
Penulis: Lenny Tristia Tambun | Editor: WBP
Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri memberikan pidato politik
Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri memberikan pidato politik (ANTARA FOTO/ANTARA FOTO)

Jakarta - Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta Sayogo Hendrosubroto asal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) mendaftar calon legislatif Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI dari wilayah DKI Jakarta.

Sayogo mendatangi Komisi Pemilihan umum (KPU) Provinsi DKI Jakarta di Jalan Budi Kemuliaan, Jakarta Pusat, Jumat (19/4) untuk menyerahkan formulir pendaftaran dan berkas dukungan warga Jakarta yang didapatkannya di enam wilayah Jakarta.

"Hari ini saya bawa surat dukungan berjumlah 9.999 orang. Angkanya unik ya. Sebenarnya saya bisa mendapatkan dukungan dari 10.000 orang. Tetapi saya hentikan saja di angka ini, supaya gampang diingat. Paling banyak yang memberikan dukungan di wilayah Jakarta Barat," kata Sayogo di Kantor KPU Provinsi DKI Jakarta, Jumat (19/4).

Keputusannya menjadi caleg DPD daerah pemilihan Provinsi DKI Jakarta mendatangkan pro dan kontra dari partainya. Maklum Sayogo sudah tiga periode menjadi anggoat DPRD DKI dari PDIP.

Namun, dia meminta semua pihak menghargai keputusannya ini. Melalui DPD RI, Sayogo tetap berjuang membangun Jakarta bahkan di tingkat yang lebih tinggi yaitu nasional atau pemerintah pusat. Selain itu, keputusannya ini adalah hak pribadinya dirinya sebagai warga negara Indonesia dan politisi.

"Setuju ga setuju, ya harus setuju. DPD itu kan independen, makanya saya kesini tanpa baju partai," ujarnya.

Meski dia tidak berada di bawah PDIP, bukan berarti tidak membantu pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) sebagai Gubernur DKI Jakarta. Justru bila terpilih, dia akan meneruskan perjuangan Jokowi di tingkat pemerintah pusat.

"Intinya saya mau meneruskan perjuangan Jokowi di tingkat pusat dan nasional. Apalagi Jokowi beda dengan gubernur-gubernur lainnya. Kondisi Jokowi memperbaiki Jakarta memerlukan regulasi yang tepat. Jadi saya mau menjembatani DKI dengan pemerintah pusat. Karena itu saya merasa lebih cocok menjadi DPD saja," tukasnya.

Ketua Pokja Pendaftaran Caleg DPRD DKI dan DPD DKI KPU Provinsi DKI Jakarta Sumarno mengatakan Sayogo merupakan orang ke-10 yang mendaftarkan sebagai caleg DPD RI dapil Provinsi DKI Jakarta. Sebelum Sayogo, sudah ada anggota DPD RI AM Fatwa dan Pardi.

"Hingga hari ini baru 10 orang yang mendaftarkan diri sebagai caleg DPD RI dapil DKI Jakarta. Kalau partai yang mendaftarkan calegnya, baru Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dengan 100 caleg," kata Sumarno.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon