Pirelli Batal Pasok Ban Rancangan Baru di GP Kanada

Kamis, 30 Mei 2013 | 05:46 WIB
HA
B
Penulis: Heru Andriyanto | Editor: B1
Ban Formula 1 Pirelli musim 2013
Ban Formula 1 Pirelli musim 2013 (Pirelli)

Tim-tim Formula 1 tidak akan menggunakan ban belakang modifikasi terbaru di Grand Prix Kanada seperti direncanakan semula, namun mereka akan menguji ban tersebut di sesi latihan hari Jumat.

Awalnya pemasok ban Pirelli berkeinginan mengubah struktur ban belakang menyusul kritik bahwa deisgn yang ada sekarang membuat urusan ban menjadi faktor yang terlalu dominan dalam balapan.

Pirelli merespon dengan rencana mengubah rancangan ban belakang sehingga para pembalap tak perlu lagi melakukan pit stop lebih dari tiga kali.

Jika disetujui, ban rancangan baru paling cepat akan diperkenalkan di seri selanjutnya di Inggris.

"Tujuan dari ban rancangan baru adalah mencegah tapak ban terkelupas dari strukturnya," kata Pirelli dalam pernyataan tertulis.

"Namun kinerja dan karakteristik tingkat keausan ban baru tidak akan berbeda jauh, dengan maksud untuk tetap menjaga tontonan tetap menarik dan mempertahankan elemen strategi di semua balapan."

Pembalap Mercedes Lewis Hamilton dan pembalap Force India Paul Di Resta pernah mengalami tapak ban terkelupas dari strukturnya musim ini.

Pirelli mengatakan harapannya rancangan ban baru akan bisa mengeliminasi masalah tersebut.

Namun menurut regulasi setiap perubahan ban harus mendapat persetujuan seluruh tim, kecuali International Automobile Federation (FIA) memerintahkannya demi alasan keselamatan, yang sejauh ini belum menjadi masalah.

Red Bull adalah tim yang paling keras mengkritik kinerja ban yang sekarang dan menuntut perubahan, namun ketika Pirelli mengakomodasi hal itu dua tim lain yaitu Ferrari dan Lotus memprotes keras dan menuduh pabrikan Italia itu tunduk pada keinginan Red Bull semata.

Menjelang Grand Prix Monaco akhir pekan lalu, masalah lain timbul ketika Mercedes ternyata diam-diam menguji ban baru bersama Pirelli tanpa sepengetahuan FIA dan tim-tim lain.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon