Ferry Salim Bergantung pada Kacamata Sebagai Penunjang Penampilan
Selasa, 2 Juli 2013 | 09:40 WIBJakarta - Sebagai publik figur, aktor Ferry Salim sangat peduli dengan penampilan. Untuk itu, ia sangat memperhatikan unsur fashion agar selalu tampil keren dan berbeda dengan lainnya.
Di usianya yang ke-46, Ferry masih tetap terlihat stylish. Pria yang terkenal sejak memerankan film "Ca Bau Kan" ini selalu memadukan pakaian dengan kacamatanya yang terbilang unik dan antik, agar lebih menarik bila dilihat.
Tidak tanggung-tanggung, koleksinya mencapai lebih dari 80 buah. Koleksinya bisa saja bertambah banyak, karena Ferry sering membeli membeli kacamata. Namun, sebagian koleksi yang model atau bingkainya dinilai kuno dan tidak menarik lagi, akhirnya diberikan pada keponakan, teman, atau saudara-saudara.
"Sentuhan kacamata dengan frame yang unik dan antik membuat saya semakin percaya diri akan penampilan. Saya jarang beli kacamata di mal ataupun optik-optik terkenal lainnya karena sudah pasaran. Saya suka pergi ke toko kacamata yang biasa karena ada yang beda, apalagi kalau di luar negeri, sangat banyak yang keren," ungkapnya, baru-baru ini.
Lelaki kelahiran Palembang, 8 Januari 1967 yang dikenal sebagai aktor, bintang iklan, dan presenter ini selalu mencari model terbaru di internet dan jalan-jalan ke toko kacamata. Diakui, ia tak mau tertinggal dalam hal urusan kacamata. Makanya model yang sudah dianggap usang, tidak diperlukan lagi dan harus segera diganti.
"Saya punya lemari yang menyimpan koleksi kacamata sampai 2 laci khusus yang berdampingan dengan koleksi ikat pinggang. Sebagai seorang entertainer, saya dituntut tampil stylish dan keren. Selain itu, saya orang yang sangat cinta fashion," urai Ferry yang mengawali karir sebagai model tersebut.
Beragam gaya kacamata dikenakannya setiap tampil membawakan acara, baik yang disiarkan televisi maupun tidak, termasuk saat menghadiri acara atau pesta. Pria yang sedang menyelesaikan syuting film "Soekarno" dan film tentang balap mobil ini mengaku sudah lama menyukai kacamata.
"Ternyata asyik juga mengenakan kacamata karena modelnya kian lama makin berkembang dan stylish," katanya.
Dari semua koleksi yang menurutnya bervariasi harganya, Ferry paling suka dengan kacamata antik yang dibelinya di Amerika Serikat. Saat ia masih tinggal di sana --sekitar tahun 1980-an-- Ferry selalu mampir ke sebuah toko antik. Toko itu menjual sebuah kacamata buatan tahun 1920-an berbingkai segi enam. Hampir setiap hari ia menjenguk kacamata bersejarah itu.
Demi menunjang penampilan, Ferry memiliki modal berbagai macam pakaian beserta aksesori. Lemari pakaiannya justru lebih besar daripada punya istri. Itu untuk menyimpan semua fashion item koleksinya.
Koleksi Ferry sangat beragam, mulai baju, celana, jaket, kacamata, sabuk, sampai aksesori seperti gelang, dan jam tangan. Namun Ferry mengaku tak punya agenda khusus untuk berbelanja. Saat dia berjalan-jalan ke mal, kalau ada yang cocok, dia akan beli.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Jumlah Guru RI Terus Naik tetapi Fluktuatif!
B-FILES
Incar Pajak Marketplace, Purbaya Ingin Pedagang Offline-Online Setara




