Seminggu Diselidiki, Dinamit Belum Juga Ditemukan

Kamis, 4 Juli 2013 | 15:43 WIB
FA
B
Penulis: Farouk Arnaz | Editor: B1
Ilustrasi Dinamit
Ilustrasi Dinamit (sydneyprops.com.au )

Jakarta - Penyidik Polda Jawa Barat masih belum menemukan dan menangkap pelaku pencurian 250 unit dinamit milik perusahaan batu yang terjadi Kamis (27/6) lalu. Polisi masih saja terus melakukan rekonstruksi.

"Hari ini berlangsung rekonstruksi ulang lagi. Bagaimana 24 bungkus dinamit itu dipindahkan dari tempat awalnya di Subang. Jadi waktu itu ternyata juga ada truk yang berangkat ke NTT," kata Karo Penmas Polri, Brigjen Boy Rafli Amar di Mabes Polri Kamis (4/7).

Polisi juga memperdalam saksi-saksi lain khususnya yang berada di rumah makan saat rombongan truk ini berhenti untuk makan.

Sebelumnya polisi mencurigai dinamit itu hilang di dua titik yakni di Cisauk (Tanggerang) atau di depan gudang di Cigudeg, Bogor.

14 saksi yang telah diperiksa itu, diantaranya, adalah 1 Brimob, 5 satpam perusahaan, 4 orang sopir, 1 transporter, 1 kepala teknis, dan 3 orang pekerja perusahaan.

Sebelumnnya seorang sumber di lingkungan kontra teror Polri yang meminta tak disebutkan namanya mengatakan bila dinamit yang total beratnya mencapai 50 kg itu sampai jatuh ke tangan jaringan teror, maka hampir bisa dipastikan itu adalah bencana besar.

Itu karena pelaku teror ini telah membuat bom rakitan dengan detonator komersial di TKP kasus terorisme di Tambora (Jakbar), Beji (Depok), Solo (Jateng), Dompu (NTB), dan Poso (Sulteng).

Oleh seorang bomb maker, detonator atau inisiator dalam sebuah bom, menurut sumber itu, pun bisa dibuat baik elektrik maupun non elektrik.

Polisi juga tengah all out untuk mencari dinamit yang sedianya digunakan untuk memecahkan gunung batu itu. Mereka menggelar razia di sejumlah tempat.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon