Panin Sekuritas: IHSG Akan Bergerak "Mixed"
Jumat, 26 Juli 2013 | 08:34 WIB
Jakarta - IHSG kemarin, Kamis (25/7), ditutup melemah, didorong oleh sentimen negatif dari kekhawatiran akan rencana The Fed mengurangi stimulus pada September mendatang.
"(Sementara) Dari dalam negeri, tampaknya tekanan juga datang dari nilai tukar rupiah yang masih bergejolak dan menembus 10.200," ungkap Purwoko Sartono, Research Analyst PT Panin Sekuritas Tbk, dalam rilisnya mengenai perdagangan hari ini, Jumat (26/7).
Berbicara perkembangan global, Purwoko menyebut bahwa salah satu faktor penting antara lain adalah penjualan rumah baru yang menguat dan preliminary manufaktur (53.2 vs 52.5 konsensus). Selain itu menurutnya, sentimen negatif juga datang dari data preliminary manufaktur China pada Juli, yang tercatat sebesar 47.7 (Vs 48.2 konsensus).
"Penjualan rumah baru AS bulan Juni mencapai level tertinggi dalam 5 tahun terakhir. Penjualan tumbuh 8,3%, mencapai 497.000 annualized (Vs 484.000 konsensus). Hal ini mengindikasikan konstruksi residensial akan mendorong pertumbuhan ekonomi pada paruh kedua tahun ini," jelas Purwoko.
Sementara itu menurutnya, data preliminary manufaktur Juli di Eropa, menunjukkan pertumbuhan untuk pertama kalinya dalam dua tahun terakhir. Hal ini bisa menjadi tanda kawasan Euro mulai pulih. Data ini juga, menurut Purwoko, mendorong penguatan bursa Eropa ke level tertinggi dalam delapan pekan terakhir.
"Untuk perdagangan terakhir pekan ini, kami proyeksikan IHSG akan bergerak mixed dengan kecenderungan melemah terbatas. Kisaran support-resistance 4.600-4.730. Faktor lain yang bisa menjadi katalis positif adalah laporan keuangan emiten semester pertama," tutupnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Jumlah Guru RI Terus Naik tetapi Fluktuatif!
B-FILES
Incar Pajak Marketplace, Purbaya Ingin Pedagang Offline-Online Setara




