MNC Securities: Inflasi dan Defisit Masih Hantui Tekanan IHSG
Selasa, 3 September 2013 | 07:32 WIB
Jakarta - Indeks harga saham gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini diperkirakan masih akan melanjutkan pelemahan setelah pada perdagangan kemarin anjlok menyusul membengkaknya defist transaksi perdagangan.
"Indeks masih tertekan," kaat Kepala Riset MNC Securities, Edwin Sebayang, dalam risetnya, Sealsa (3/9).
Dia mengatakan, tekanan IHSG dipicu lanju inflasi bulan Agustus sebesar 1,2% dan defisit perdagangan. Hal ini diluar perkiraan, sehingga menjadikan inflasi tahun berjalan Januari-Agustus 2013) mencapai 7,94% dan secara tahunan dibandingkan Agustus 2012 sebesar 8,79%.
Defisit perdagangan bulan Juli mencapai US$ 2,31 miliar, sedangan secara kumulatif (Jan-Juli), defisit menjadi US$ 5,65 miliar.
Kondiisi membuat Bank Indonesia kembali akan menaikkan tingkat suk bunga acuannya (BI Rate) setelah pekan lalu naik 50 basis point (bps).
"Kombinasi tingginya inflasi dan besarnya defisit perdagangan akan memberi tekanan kepada rupiah dan dollar Amerika Serikat (AS) sehingga akan menekan pertumbuhan ekonomi Indonesia," kata Edwin.
Dia memperkirakan, pergerakan IHSG hari ini akan berada di kisaran 4.039 - 4.185. Secara teknikal, pola Black Opening Marubozu yang terbentuk mengindikasikan Bearish Reversal atau melemah.
Sementara IHSG kemarin ditutup melemah 102,32 poin (2,44%) menjadi 4.092,76. Indeks LQ45 juga tercatat melemah ke 678,53.
Adapun untuk saham pilihan hari ini adalah:
HRUM 3250-3475 (TP 2013F:3350) Pola Four White Soldiers terbentuk atas HRUM mengindikasikan Bullish Continuation. BUY 3325
AALI 19350-21000 (TP 2013F:19800) Pola Three White Soldiers terbentuk atas AALI mengindikasikan Bullish Continuation. BUY 20000.
PTBA 12200-13400 (TP 2013F:14900) Pola Two White Soldiers terbentuk atas PTBA mengindikasikan Bullish Continuation. BUY 12650
BWPT 880-1030 (TP 2013F:1100) Pola Three White Soldiers terbentuk atas BWPT mengindikasikan Bullish Continuation. BUY 930
UNTR 15600-16650 (TP 2013F:19000) Pola Hammer terbentuk atas UNTR mengindikasikan munculnya aksi beli. BUY 15850
ANTM 1320-1410 (TP 2013F:1530) Pola White Candle terbentuk atas ANTM mengindikasikan Bullish Reversal. BUY 1350
MYOR 29600-30400 (TP 2013F:36500) Pola Matching High terbentuk atas MYOR mengindikasikan turunnya aksi beli. BUY 29900
MEDC 2300-2500 (TP 2013F:2475) Pola Two White Soldiers terbentuk atas MEDC mengindikasikan Bullish Continuation. BUY 2375
LSIP 1460-1590 (TP 2013F:1500) Pola Three White Soldiers terbentuk atas LSIP mengindikasikan Bullish Continuation. BUY 1520
TOTL 680-780 (TP 2013F:1440) Pola Spinning Tops terbentuk atas TOTL mengindikasikan melambatnya aksi beli. BUY 710
INCO 2300-2475 (TP 2013F:2300) Pola Bullish Engulfing terbentuk atas INCO mengindikasikan Bullish Reversal. BUY 2325
AKRA 3875-4075 (TP 2013F:4850) Pola Hammer terbentuk atas AKRA mengindikasikan turunnya aksi beli. BUY 3925
MAPI 4700-4900 (TP 2013F:8000) Pola Evening Doji Star terbentuk atas MAPI mengindikasikan turunnya aksi beli. BUY 4750
JSMR 5300-5700 (TP 2013F:6500) Pola Spinning Tops terbentuk atas JSMR mengindikasikan turunnya aksi beli. BUY 5350.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Jumlah Guru RI Terus Naik tetapi Fluktuatif!
B-FILES
Incar Pajak Marketplace, Purbaya Ingin Pedagang Offline-Online Setara




