Eriksson Mendambakan Jadi Pelatih Liverpool

Rabu, 13 November 2013 | 01:38 WIB
JS
JS
Penulis: Jaja Suteja | Editor: JAS
Sven Goran Eriksson
Sven Goran Eriksson (AFP)

Stockholm-Mantan pelatih timnas Inggris, Sven Goran Eriksson, menyatakan menjadi manajer Liverpool merupakan impiannya selama ini. Namun dia mengakui saat ini kesempatan itu sudah lewat dan tak mungkin lagi menghampirinya.

Pelatih yang juga pernah menangani Manchester City dan Leicester City ini menyatakan dirinya merupakan fan Liverpool sejak lama hingga kini. Salah satu ambisinya sejak dulu adalah menjadi pelatih tim yang bermarkas di Anfield tersebut.

"Dulu saya selalu memimpikan menjadi pelatih Liverpool namun hal itu tak tak akan terjadi," ujarnya kepada media Swedia, talkSPORT. "Saya selalu menjadi fan Liverpool. Ayah saya juga pendukung Liverpool jadi sudah mendarah daging dalam keluarga saya," katanya.

"Liverpool tampil jauh lebih baik saat ini dibanding tahun-tahun sebelumnya dan saya berharap mereka bisa kandidat kuat juara Liga Primer karena mereka tak lagi melakukannya dalam waktu lama," tutur sosok yang kini melatih klub Tiongkok, Guanzhou R&F ini.

Pelatih yang kini berusia 65 tahun tersebut baru-baru ini menuturkan dirinya pernah dua kali ditawari melatih Chelsea. Dia juga mengaku sudah menandatangani kontrak untuk menggantikan Alex Ferguson saat mengumumkan pengunduran diri dari Manchester United yang pertama. Namun pria asal SKotlandia itu membatalkan keputusan itu dan melatih hingga Mei 2013 dan digantikan David Moyes.

Eriksson menangani timnas Inggris selama lima (2001-06) dengan prestasi yang cukup bagus. "The Three Lions" asuhannya sempat mengalahkan tuan rumah Jerman 5-1. Inggris juga dituntunnya lolos ke perempat final dalam tiga turnamen utama secara beruntun, yang merupakan prestasi terbaik Ingrris sejak Piala Dunia 1966.

Sayangnya, meski dikaruniai "Generasi Emas", dia gagal mengantar Inggris merebut trofi internasional. Eriksson menegaskan dirinya dan timnas Inggris punya bisnis yang tak terselesaikan. "Tapi saya tak akan mendapatkan pekerjaaan sebagai pelatih timnas Inggris lagi. Jadi saya tak terlalu memikirkannya," tutur pelatih yang juga pernah menangani timnas Meksiko dan Pantai Gading ini.

Namun dia mengakui menjadi pelatih timnas Inggris adalah pekerjaan terhebat dalam sepakbola. "Ini mungkin pekerjaan terhebat di dunia," tuturnya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon