DPR Usulkan Dana Optimalisasi, SBY Minta Menteri Jangan Ceroboh

Kamis, 14 November 2013 | 16:14 WIB
RW
B
Penulis: Robertus Wardi | Editor: B1
Ilustrasi Sidang Paripurna DPR
Ilustrasi Sidang Paripurna DPR (ANTARA FOTO/Widodo S. Jusuf)

Jakarta - Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) meminta pemerintah agar memasukkan usulan Dana Optimalisasi pada APBN 2014 mendatang. Menanggapi permintaan itu, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) meminta seluruh menterinya agar mencermati dulu usulan DPR tersebut. Para menteri diminta jangan sampai ceroboh, hingga menyebabkan usulan itu menimbulkan masalah, terutama dari segi hukum.

"Pengalaman di waktu lalu, dana seperti itu ternyata ada masalah-masalah yang muncul. Oleh karena itu, saya perintahkan kepada kementerian dan lembaga yang merasa dapat anggaran baru yang berasal dari dana optimalisasi, agar dijaga akuntabilitasnya, sehinga tidak timbul masalah baru," kata Presiden SBY, saat membuka rapat kabinet paripurna, di Istana Presiden, Jakarta, Kamis (14/11).

Presiden tidak menjelaskan, apakah Dana Optimalisasi itu sama dengan Dana Aspirasi yang sebelumnya diusulkan tetapi dikritik masyarakat. Dia hanya menegaskan agar pengusulan dana itu harus sesuai dengan program kerja pemerintah. Selain itu menurutnya, usulan tersebut jangan sampai membebani kementerian atau lembaga yang ada.

"Kita tidak ingin terus terjadi atau terjadi lagi masalah, baik yang menimpa para pejabat jajaran pemerintah, ataupun juga sahabat-sahaat kita di parlemen. Kita harus saling mengamankan, dan semuanya untuk kepentingan rakyat," tuturnya.

Sementara itu, SBY pun meminta agar Dana Optimalisasi itu penggunaannya harus benar dan sesuai dengan prioritas serta agenda pemerintah. "Kita sudah punya Rencana Kerja Pemerintah (RKP), RAPBN dan menjadi APBN definitif. Semuanya harus bisa selaras," ungkapnya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon