Program Pendidikan Kesetaraan Jadi Fokus Pemprov Kaltim
Minggu, 24 November 2013 | 09:44 WIB
Samarinda - Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kalimantan Timur (Kaltim) Musyahrim menyatakan, pihaknya tetap memberikan perhatian terhadap program pendidikan kesetaraan untuk paket A, B, C dan C Kejuruan.
"Hal ini penting, karena program tersebut juga merupakan wujud dukungan Pemprov Kaltim untuk menuntaskan wajib belajar (Wajar) 12 tahun di daerah ini," katanya di Samarinda, Minggu (24/11).
Musyahrim mengatakan, pendidikan kesetaraan merupakan salah satu program Dinas Pendidikan yang juga perlu mendapat perhatian, karena kesetaraan masuk dalam pendidikan jalur non formal, yang pesertanya para siswa yang tidak bisa sekolah di jalur pendidkkan formal atau putus sekolah.
Dalam upaya mempersiapkan sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas dari program tersebut, katanya, maka Disdik Kaltim terus melakukan evaluasi, termasuk memperbarui data peserta Ujian Nasional (UN).
"Ini penting bagi warga belajar di Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) pada 2014 baik untuk paket A atau setara SD, paket B atau setara SMP, paket C atau setara SMA, dan paket C Kejuruan atau setara SMK," kata Musyahrim.
Menurut dia, keberadaan pendidikan kesetaraan sangat penting dalam upaya meningkatkan pendidikan sepanjang hayat, terutama untuk menuntaskan wajib belajar sembilan tahun dan 12 tahun baik yang masih usia sekolah maupun yang sudah dewasa, tidak terkecuali warga yang sudah berkeluarga.
"Pendidikan kesetaraan masih perlu terus dikembangkan dan diperbarui melalui pemikiran kreatif dan inovatif khususnya dalam verifikasi pelayanan, mengingat luas dan heterogennya cakupan sasaran pendidikan kesetaraan di Kaltim," pungkasnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Jumlah Guru RI Terus Naik tetapi Fluktuatif!
B-FILES
Incar Pajak Marketplace, Purbaya Ingin Pedagang Offline-Online Setara




