Sekjen Nasdem: 2014 Momentum Perubahan
Senin, 23 Desember 2013 | 14:51 WIB
Jakarta - Sekretaris Jenderal Partai Nasdem Patrice Rio Capella, mengatakan, Pemilu 2014 harus menjadi momentum perubahan bagi pemimpin untuk melakukan penyesaian terhadap persoalan-persoalan yang ada pada saat ini.
"Pada 2014, kita membutuhkan pemimpin besar. Bukan yang besar badannya, tapi besar visi, tekad, dan keinginannya untuk menjadikan Indonesia lebih baik," kata Rio dalam Diskusi Mini: Catatan Akhir Tahun 2013, di Kantor DPP Partai Nasdem, Senin (23/12).
Menurutnya bangsa Indonesia adalah negeri yang begitu besar, baik dari jumlah penduduk, kekayaan alam dan budayanya. Namun, kebesaran yang ada tidak sejalan dengan kemajuan rakyat.
"Mencari sosok pemimpin yang paham tentang persoalan 2013 sangat berat karena akan berimpilikasi pada 2014. Seorang pemimpin harus memiliki nyali untuk menyelesaikan besar," katanya.
Menurut Rio, Indonesia sangat butuh pemimpin berkarakter kuat. Dicontohkan, pemimpin dengan karakter kuat seperti Hugo Chaves (Venezuela), Mahatir Mohammad (Malaysia), Evo Morales (Bolivia) mampu membawa negaranya diperhitungkan di dunia.
"Tidak seperti sekarang, kita kehilangan harga diri sebagai bangsa," ujarnya.
Rio menyoroti kebijakan impor bahan-bahan kebutuhaan pokok masyarakat oleh pemerintah seperti beras, daging, sayur, buah-buahan, garam sampai pada singkong dan lainnya. Kondisi itu menunjukkan kemerosotan ekonomi bangsa Indonesia.
"Kita punya banyak pakar, tokoh, kok tidak bisa menyelesaikan masalah Republik ini? Memang banyak pekerjaan rumah yang harus kita selesaikan," katanya.
Rio berpendapat saat ini juga belum muncul pemimpin dengan karakter kuat di Tanah Air. Dia melihat para tokoh yang bermunculan, seperti Prabowo Subianto (Gerindra) dan Joko Widodo (Gubernur DKI Jakarta) baru sebatas populer dan disukai publik.
"Kita tidak bisa dipimpin oleh pemimpin yang biasa-biasa saja," ucapnya.
Ia menambahkan, partainya tak mempermasalahkan bila seorang pemimpin yang akan memimpin Indonesia pada 2014 nanti bukan dari kader Nasdem.
"Tak jadi soal bila yang memimpin negeri ini dari dalam atau luar kader Nasdem. Yang terpenting bisa melakukan perubahan bagi negeri ini ke arah yang lebih baik," kata Rio.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Jumlah Guru RI Terus Naik tetapi Fluktuatif!
B-FILES
Incar Pajak Marketplace, Purbaya Ingin Pedagang Offline-Online Setara




