Imlek, Alena Nyanyi di Bandung
Kamis, 9 Januari 2014 | 07:26 WIB
Jakarta - Menyambut Tahun Baru China atau Imlek yang jatuh pada 30 Januari 2014, artis penyanyi Alena Wu, mengeluarkan 4 klip terbarunya bertitel Mama de de Ai, Ibu, Tian Lu, dan Tersenyumlah.
Ia langsung membuat tiga video klip dan satu versi bahasa mandarin lagu Ibu versi solo dengan chamber lagu Tersenyumlah, versi solo dengan chamber lagu Mama de da Ai dan Ibu, serta cover version lagu klasik Mandarin Tian Lu. Ketiga klip ini memang sengaja dia buat sekaligus, mengingat proses rekaman yang ternyata begitu cepat.
"Tahun 2013 kemarin aku banyak kontemplasi dan puji Tuhan dikasih banyak pencerahan sama Tuhan sampai tahu jelas banget mau bikin lagu kaya apa. Menyanyi dengan nyaman bagaimana, mau aransemen musik seperti apa, mau video klip seperti apa," kata Alena di Jakarta, Rabu (8/1).
Menyinggung perayaan Imlek tahun ini, wanita kelahiran Malang 9 November 1981 itu menegaskan hampir tiap tahun baru Tiongkok dirinya selalu tampil. Tahun ini ia bakal hadir di Bandung. Dia begitu senang bisa tampil di Bandung ini karena pertama kalinya tampil di Kota Kembang dalam rangka Imlek.
Alena merasa bersyukur, kedua orangtuanya menanamkan nilai-nilai kebaikan budaya tradisi China keluarga yang lekat dengan tradisi Imlek. Nilai kebaikan ini pula yang ingin ia ajarkan pada anaknya, Kolla. Misalnya menghormati orang tua, kakek, nenek, menghargai setiap pemberian, menabung uang angpao dan tidak boleh dibelanjakan.
Sementara kebiasaan keluarga saat imlek adalah kumpul makan bersama di malam Imlek dan di siang hari Imlek nya. "Khas keluargaku adalah selalu ada pegawai-pegawai pabrik papa yang sudah puluhan tahun kerja sama papa. Jadi keluarga plus karyawan makan bersama," ungkap dia.
Soal tempat makannya menurut Alena bisa di mana saja. Ketika masih ada emak, engkong sering makan di rumah. Tapi sejak mereka tidak ada, lebih memilih makan di restoran.
Pas di hari Imleknya, kebiasaan Alena kecil adalah dibawa ke rumah saudara-saudara. Untuk pai-pai atau memberi hormat kepada yang lebih tua, lalu dapat angpao.
"Nilai kebudayaan Tiongkok yang aku dapatkan dari perayaan Imlek ini adalah menabung dan menghargai uang. Apapun yang dimiliki, keluarga adalah harta paling penting, hal berharga yang perlu dipelihara, banyak spend energy serta waktu untuk selalu dipupuk. Pekerjaan dan karier urutannya di bawah keluarga," tandas isteri dari musisi Popo Fauza.
Kembali ke tahun lalu, tepat di bulan November 2013, Alena menegaskan dirinya sudah menemukan jati diri sejatinya dalam bermusik dan tak lagi bingung dan bimbang. "Selama ini aku banyak bingung dan ragu kalau mau bikin karya baru. Akhirnya, Im sure and know what I want. Makanya dalam sebulan langsung jadi beberapa lagu," ujar ibu dari Kolla Fauza.
Bulan Januari ini, bertepatan dengan Imlek, ketiga lagu tersebut sudah dapat dinikmati di You Tube. "Bulan Januari rencana bikin klip lagi, kayanya bakal bikin klip tiap bulan di awal 2014 ini karena aku ingin membuat banyak karya baru di You Tube," kata Alena.
Alena mengaku peluncuran tiga video baru tersebut bukan spesial untuk menyambut Imlek, kebetulan saja dua lagunya berbahasa Mandarin dan ternyata selesai sebelum Imlek. "Aku hanya ingin tahun ini banyak karya baru dan makin mantap sebagai ibu," ucapnya.
Target di tahun 2013 yang belum dilakukan Alena adalah menggelar mini concert dan membuat album baru. Sebenarnya dengan sengaja karena memang kurang matang akibat banyak pencarian diri.
Di sisi lain, Alena merasa tahun lalu 2013 banyak pencapaian yang diraihnya. Salah satunya adalah mendapat pencerahan detail arah musik. Kemudian juga berhasil menguasai kemampuan membagi waktu untuk keluarga dan karier, setelah belajar adaptasi sampai usia putranya hampir dua tahun.
"Jadi bisa dibilang 2013 kemarin banyak menabur benih kebaikan dan memberi landasan yang kuat untuk karier 2014," tutup Alena.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Jumlah Guru RI Terus Naik tetapi Fluktuatif!
B-FILES
Incar Pajak Marketplace, Purbaya Ingin Pedagang Offline-Online Setara




