Kebijakan Baru Luar Negeri Rusia: Independen, dan Bebas Konfrontasi

Senin, 10 Februari 2014 | 23:30 WIB
HA
WP
Penulis: Happy Amanda Amalia | Editor: WBP
Duta Besar Rusia untuk Indonesia Mikhail Yurievich Galuzin.
Duta Besar Rusia untuk Indonesia Mikhail Yurievich Galuzin. (Antara/Wahyu Putro A)

Jakarta - Rusia akan mengimplementasikan kebijakan luar negeri barunya yakni independen, multi-vektor dan bebas konfrontasi.

Kebijakan tersebut akan dilaksanakan ke seluruh negara di dunia, termasuk Indonesia.

Hal itu diungkapkan duta besar (dubes) Federasi Rusia untuk Indonesia Mikhail Galuzin saat merayakan Hari Diplomat Rusia yang ke-465, hari ini, Senin (10/1).

"Saat ini merupakan kesempatan untuk menilai kebijakan luar negeri Rusia di masa lalu dan menyoroti prioritas-prioritas di negeri ini," kata dia dalam konferensi pers Hari Diplomat Rusia di Jakarta, Senin (10/2).

Dia mengatakan, perkembangan global tengah melewati proses pembentukan sistem internasional baru yang disertai dengan persaingan intensifikasi global, transformasi nilai-nilai penting dan model-model pengembangan.

Didasarkan kondisi-kondisi ini, Rusia ingin berkontribusi pada penguatan stabilitas internasional dan regional sekaligus memastikan karakter berkelanjutan global.

"Dalam upaya itu, kami dipandu konsep baru Kebijakan Luar Negeri Federasi Rusia yang disetujui pada Februari lalu dan Dekrit Presiden Rusia pada Mei 2012" kata dia.

Kebijakan baru ini membantu pemerintah fokus pada terciptanya kondisi eksternal yang kondusif untuk pembangunan ekonomi-sosial bangsa. "Ini diharapkan bekontribusi pada perekonomian nasional demi kepentingan rakyat kami," kata dia.

Dengan kebijakan luar negeri Rusia yang baru, dia mengatakan, Rusia bermitra dengan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Amerika Serikat (AS), Tiongkok dan Uni Eropa (UE). "Tahun lalu kami menciptakan keamanan untuk beberapa isu. Salah satunya adalah mobilisasi upaya perdamaian di Suriah dan isu nuklir Iran," tambah Galuzin.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon